FX. Hadi Rudyatmo (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, berharap DPP PDIP mempertimbangkan peningkatan perolehan jumlah kursi PDIP di DPRD Solo sebagai parameter dalam memutuskan siapa yang akan mendapat rekomendasi cawali-cawawali untuk Pilkada Solo 2020.

Rudy, panggilan akrabnya, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai wartawan seusai deklarasi dukungan Komunitas Masyarakat Pinggir Sungai Bengawan Solo Pucangsawit di jalan kampung depan Gedung LPMK Pucangsawit, Jebres, Solo, Minggu (19/1/2020).

“Saya dan Pak Purnomo sudah bekerja tujuh tahun. Dengan indikator apa saya tidak tahu. Tetapi ketika saya dan Pak Pur menjadi Wali Kota dan Wawali selama 2,8 tahun PDIP mendapat 24 kursi. Pemilu 2019 PDIP bahkan mendapat 30 kursi,” ujar dia.

Ada Alat Kontrasepsi Premium di Mobil Goyang yang Gegerkan Parkiran Mal Solo

Capaian positif juga ditorehkan PDIP Solo dengan memenang Pemilu Presiden 2019 dengan memborong 80 persen lebih suara. “Ini kan mestinya menjadi indikator, menjadi pertimbangan bagi Ketua Umum dan DPP,” kata dia.

Banyaknya deklarasi dukungan untuk pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa dari kelompok masyarakat juga diharapkan menjadi pertimbangan DPP. Salah satunya deklarasi dari Komunitas Masyarakat Pinggir Sungai Bengawan Solo di Kelurahan Pucangsawit, Jebres, Minggu.

Bupati Yuni Siapkan Sanksi Tegas untuk PNS Sragen Mesum di Parkiran Mal Solo

“Ini inisiatif dari tokoh-tokoh masyarakat di pinggir Bengawan Solo, menyampaikan aspirasi kepada DPP PDIP, agar memberikan dukungan estafet kepemimpinan Solo kepada Pak Purnomo dan Teguh Prakosa. Ini murni gerakan masyarakat,” terang dia.

Sebagai warga Solo yang tumbuh dewasa dan tinggal di lingkungan Sungai Bengawan Solo, Rudy menyambut baik aksi masyarakat. Tapi dia berharap kegiatan yang dilakukan tetap bisa menjaga iklim kondusivitas di Kota Bengawan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten