Pilkada Solo: Pasangan Calon Independen Alam Serahkan Alquran ke KPU, Apa Maknanya?
Pasangan calon independen Pilkada Solo 2020, Alam, menyerahkan Alquran kepada komisioner KPU Solo, Jumat (21/2/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Pasangan calon wali dan calon wakil wali (cawali-cawawali) Kota Solo dari jalur independen, Muhammad Ali Naharussurur-Achmad Abu Jazid (Alam), mendatangi Kantor KPU Solo, Jumat (21/2/2020) siang.

Mereka ingin menunjukkan keseriusan maju Pilkada Solo pada 23 September 2020. Mereka juga menyerahkan Alquran kepada komisioner KPU.

Pantauan Solopos.com, pasangan Alam diiringi seratusan pendukungnya tiba di Kantor KPU Solo sekitar pukul 13.50 WIB. Mereka disambut Ketua KPU Solo Nurul Sutarti dan komisioner KPU Suryo Baruno.

177 Kades dan Lurah se-Karanganyar Terima Motor Dinas N-Max Gres Hari Ini

Dalam seremonial penyambutan itu pasangan Alam menyerahkan Alquran kepada Suryo Baruno. Abah Ali, sapaan akrab Muhammad Ali, berharap Alquran itu dapat membawa keselamatan dunia dan akhirat bagi warga Solo.

“Kita bawa Solo ini, penduduknya, warganya, menuju ridha Allah SWT,” ujar dia.

Ali mengatakan pemberian Alquran itu bukan sesuatu yang bersifat simbolik melainkan benar-benar pemberian maknawi dan hakiki.

Menurut dia, kedatangannya ke KPU untuk menunjukkan keseriusan ikut andil dalam kontestasi Pilkada 2020.

Warga Tewas Tertimbun Longsor di Wonosobo

“Atas nama, mudah-mudahan, sebagian besar warga Solo kami memberanikan diri dengan bismillahirrahmanirohim datang ke sini dalam rangka ikut andil mendarmabaktikan sedikit yang ada pada diri kami,” sambung dia.

Saat diwawancarai wartawan, Ali mengatakan sudah menemuhi jumlah minimal syarat dukungan sebagai calon independen Pilkada Solo.

Bahkan menurut tim Alam, jumlah dukungan yang dihimpun mencapai 40.000 fotokopi KTP. Dukungan itu dikumpulkan tidak sampai satu bulan.

Megawati Sindir Dinasti Politik, Achmad Purnomo Berharap Rekomendasi

“Yang jelas sudah melebihi batas minimal. Dukungan kelihatannya majemuk, dari kalangan pesantren tentu ada, ada juga banyak barisan sakit hati yang masuk. Kami kumpulkan dukungan dalam 24 hari hingga 25 hari,” imbuh dia.

Ihwal pemberian Alquran kepada komisioner KPU Solo, menurut Ali, sebagai pesan agar rajin mengaji. Dia berharap kelak bisa mengaji bersama komisioner KPU Solo.

“Biar rajin ngaji saja. Karena saya juga belum bisa ngaji,” terang dia.

Dihalangi Ratusan Orang, Eksekusi Lahan dan Bangunan di Penumping Solo Ditunda

Soal kemungkinan Alam melawan paslon dari PDIP, Ali menyatakan akan mengalir saja. Menurut dia, modal awal mereka hanya bismillah. Pada puncaknya dia optimistis berakhir dengan alhamdulillah.

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, mengatakan kedatangan pasangan Alam dan tim ke Kantor KPU Solo bukan untuk menyerahkan berkas syarat dukungan. Mereka baru mengunggah secara online dukungan ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Ganjar Pranowo Dijuluki Gubernur Lamis & Diberi Rapor Merah, Ini Reaksinya

“Baru meng-online-kan, meskipun dukungan sudah lebih dari 35.870 orang. Yang terpantau 37.000 lebih. Rencananya hari Minggu [23/2/2020] menyerahkan berkas. Jadi kedatangan Alam untuk konsultasi dan memberikan support ke kami,” urai dia.

KPU Solo belum bisa menerima berkas dukungan lantaran pasangan Alam belum men-submit data dukungan mereka. Submit merupakan bentuk sudah menyerahkan syarat dukungan baik soft copy maupun hard copy.

Jekek-Edy Tak Berlanjut ke Pilkada 2020, Golkar Wonogiri: Kami Bukan Parpol Yang Haus Kekuasaan

Sedangkan untuk pasangan Bajo, menurut Nurul, sudah lebih dulu meng-online-kan syarat dukungan di Silon dan men-submit dukungan mereka.

“Masih proses penyusunan dan penghitungan. Belum ada berita acara penerimaan,” terang dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho