PILKADA SOLO 2015 : Spanduk Bermuatan Politik Dilarang Dipasang di CFD
Suasana car free day di Jalan Slamet Riyadi, Solo, beberapa waktu lalu. (JIBI/SOLOPOS/dok)

Solopos.com, SOLO - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo memperketat perizinan pemasangan spanduk di arena car free day (CFD) Jl. Slamet Riyadi Solo.

Hal itu untuk mengantisipasi pemasangan spanduk bermuatan politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015.
Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Soedrajad, mengatakan tidak mau kecolongan adanya spanduk maupun kegiatan yang bermuatan politik di arena CFD.

“Nanti kami seleksi lagi kegiatan maupun spanduk yang ada di arena CFD. Sebab, memasang spanduk harus izin dan kegiatan partai ya tidak boleh,” katanya kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (1/9/2014).

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo untuk menanyakan keberadaan spanduk yang menyinggung seputar Pilkada 2015.

Sejauh ini, Dishubkominfo memang belum menemukan kegiatan maupun spanduk di arena CFD yang bermuatan politik. Ia menyanggah spanduk dukungan kepada F.X. Hadi Rudyatmo untuk menjadi Wali Kota Solo periode 2015-2020 yang terpasang di arena car free day, Jl. Slamet Riyadi pada Minggu (31/8) pagi bermuatan politik.

“Acara kemarin [spanduk dukungan untuk Rudy] diadakan oleh relawan yang merupakan masyarakat biasa, bukan dari partai,” paparnya.

Wali Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo, mengaku tidak mengetahui jika ada spanduk dukungan untuk dirinya di arena CFD.

“Saya malah tidak tahu. Wong saya juga tidak gagas. Apalagi saat ini peraturan tentang pemilihan umum juga baru dirembuk oleh anggota dewan. Apakah nanti mau pemilihan langsung ataupun lewat DPRD,” terangnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho