PILKADA SERENTAK : DPR Ingin KPU Diaudit, Mendagri Mempersilakan

PILKADA SERENTAK : DPR Ingin KPU Diaudit, Mendagri Mempersilakan

SOLOPOS.COM - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) berbincang dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik saat peresmian pelaksanaan Pilkada serentak di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (17/4/2015).(JIBI/Solopos/Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Pilkada serentak yang biayanya membengkak mendorong DPR minta KPU diaudit.

Solopos.com,KARANGANYAR — Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mempersilakan audit terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU). Izin itu ia berikan menyusul permintaan Komisi II DPR agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit KPU.

Menurut Tjahjo, DPR memiliki wewenang melakukan pengawasan terhadap KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Selama ini, KPU terbuka untuk diaudit. Jadi tak ada masalah. KPU siap diaudit,” ujarbta saat ditemui Solopos.com seusai pembukaan Kongres Pangestu XVII/2015 di Hotel Lor In, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2015) sore.

Wacana audit terhadap KPU oleh BPK, disepakati Komisi II DPR dalam rapat internalnya.  Langkah itu dianggap perlu mengingat dana untuk penyelenggaran pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak naik dari Rp4 triliun menjadi Rp7 triliun.

"Dalam konteks tugas-tugas KPU. Kita akan buat surat ke pimpinan DPR agar meminta BPK mengaudit kinerja KPU. Sebelum penyelenggaraan Pilkada, KPU harus diaudit," kata Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/5/2015) malam lalu.

Terkait revisi UU Pilkada, Komisi II DPR akan menyerahkan ke Badan Legislasi (Baleg) karena 17 anggota Komisi II DPR RI sepakat dan menandatangani dilakukannya revisi UU Pilkada. "Besok tinggal kita kirim ke Baleg dengan harapan memang tidak terlalu lama ini direvisi dan tentu akan dibicarakan lagi dengan pemerintah," kata politisi Partai Golkar itu.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR Abdul Malik Haramain menyatakan, diauditnya KPU oleh BPK bukan suatu masalah dan itu sudah menjadi kewajiban dari BPK. "Gak masalah KPU diaudit dan sudah seharusnya dan BPK sudah biasa dan tidak hanya KPU semata, gak ada masalah, gak perlu dibesar-besar-besarkan. Bukan masalah serius masalah audit terhadap KPU tersebut," ujar Malik. (JIBI/Solopos/Antara/Detik)

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Wow, Pelopor Batik Asal Solo Go Tik Swan Hari Ini Nampang di Google

Pada 1950-an, Swan memenuhi permintaan presiden dengan memadukan teknik batik daerah untuk memperkenalkan Batik Indonesia.

Mobil Travel Gelap Disetop Petugas Pos Makutho Solo, Penumpang Dipulangkan

Satu unit mobil elf yang diduga travel gelap dihentikan petugas di pos penyekatan Tugu Makutho Solo pada Senin (10/5/2021) pukul 23.30 WIB.

Berumur Belum 1 Bulan, AirTag Apple Sudah Kena Retas

Kurang dari sebulan sejak peluncurannya Air Tag Apple sudah bisa diretas oleh peneliti keamanan asal Jerman.

Tegas! Bupati Karanganyar Usul Penanganan Covid-19 Serahkan ke Pemda Saja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengusulkan penanganan Covid-19 diserahkan kepada pemda setempat.

Pemkot Jogja Ingatkan Warganya Tidak Lakukan Takbir Keliling

Pemkot Jogja melarang warganya menggelar takbir keliling. Takbir hanya boleh dilaksanakan di masjid di wilayah masing-masing.

Lebaran 2021: Jumlah Pemudik ke Sukoharjo Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Jumlah perantau yang mudik ke Sukoharjo pada Lebaran kali ini lebih sedikit daripada tahun 2020.

Jelang Lebaran, Satpol PP Klaten Garuk 3 Pasangan Tak Resmi di Hotel Melati

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian timur, total hotel yang disasar mencapai empat sampai lima hotel.

ABG Sopir VW Kuning Penabrak Polisi di Pos Penyekatan Klaten Mediasi dengan Korban, Hasilnya?

ABGpenabrak polisi di pos penyekatan pemudik di Klaten dengan mobil VW kuning telah menjalani mediasi dengan korban.

Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Inilah lima penyakit yang rentan muncul pasca Lebaran karena konsumsi makanan yang tak terkontrol saat Hari Raya Idulfitri.

Libur Lebaran 2021, Ini Jasa Pengiriman yang Tetap Beroperasi

Meski masa libur lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman barang diantaranya Pos Indonesia dan JNE tetap beroperasi.

Mercedes Benz Siapkan Van Listrik EQT Concept

Mercedes-Benz memperkenalkan van listrik untuk keluarga meskipun masih dalam bentuk konsep.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?