Ilustrasi pilkada langsung (JIBI/Dok)
Solopos.com, KLATEN -- Dua orang mengambil formulir pendaftaran calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) di DPC PDIP Klaten, Senin (23/9/2019). Mereka yakni Ketua DPD Golkar Klaten Yoga Hardaya dan Direktur Kiat Motor Ida Hartono. Penjaringan yang terbuka untuk umum itu digelar hingga Kamis (26/9/2019). Ketua DPC PDIP Klaten, Sri Mulyani, mengatakan pendaftar cabup/cawabup peserta Pilkada Klaten 2020 tidak harus memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDIP. “Terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia,” jelas Mulyani saat ditemui wartawan di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Selasa (24//2019). Mulyani mengatakan sudah ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran di DPC. Jumlah pendaftar diperkirakan akan bertambah. “Ada satu lagi yang sudah WA saya. Kalau tidak hari ini ya besok [mendaftar],” urai dia tanpa menyebut nama orang tersebut. Mulyani mengatakan seusai pendaftaran, DPC PDIP Klaten bakal menyeleksi nama-nama yang mengembalikan formulir dan menyerahkan syarat pendaftaran. Dari seleksi itu, DPC menentukan dua nama pasangan bakal calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) untuk diusulkan mendapat rekomendasi dari DPP PDIP. Mulyani memastikan dirinya juga segera mendaftar sebagai bakal cabup melalui PDIP. Dia menegaskan tetap mengikuti mekanisme pencalonan di PDIP. Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDIP Klaten, Hendry Gunawan, membenarkan ada dua perwakilan pendaftar yang mengambil formulir pendaftaran. Selain Yoga, ada perwakilan Direktur Kiat Motor, Ida Hartono, yang mendatangi DPC PDIP Klaten mengambil formulir pendaftaran pada Senin. Hendry mengoreksi ihwal jadwal pengambilan dan pengembalian formulir. Dia menjelaskan pengambilan dan pengembalian formulir dibatasi hingga Kamis (26/9/2019) bukan Sabtu (26/10/2019). “Informasi untuk waktu pendaftaran sudah kami benahi yakni hingga Kamis [26/9/2019],” urai dia. Sebelumnya, DPD Golkar Klaten sudah memastikan berkoalisi dengan PDIP pada Pilkada Klaten 2020 serta mengajukan nama Yoga Hardaya sebagai cawabup mendampingi Sri Mulyani sebagai cabup. Keputusan koalisi dengan PDIP hingga mengajukan nama Yoga sebagai cawabup itu berdasarkan hasil keputusan rapat pleno Golkar diperluas dengan pimpinan kecamatan se-Klaten. Yoga menegaskan sikap Golkar berkoalisi dengan PDIP untuk Pilkada 2020 tanpa syarat. Yoga mengatakan apa pun keputusan DPP PDIP soal nama pasangan cabup-cawabup untuk Pilkada Klaten, Golkar tetap menjadi partai pengusung cabup-cawabup berkoalisi dengan PDIP. “Kalaupun sampai rekomendasi itu tidak berpasangan dengan saya, konsekuensi dan komitmen Partai Golkar tetap sebagai partai pengusung,” tutur dia saat ditemui di DPC PDIP Klaten, Kamis (19/9/2019) lalu. Sementara itu, Ida membenarkan sudah mengambil formulir penjaringan bakal calon di DPC PDIP Klaten. Anak sulung Sukiyat, inisiator mobil Esemka dan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMM Des) itu segera mengembalikan formulir penjaringan disertai syarat pendaftaran sebelum batas waktu pengembalian berakhir. “Saya ikut penjaringan di PDIP karena saya sudah menjadi anggota PDIP sejak 2008,” jelas Ida saat dihubungi Solopos.com, Selasa.  

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten