Tutup Iklan
Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno, menyapa warga di Pasar Besar Madiun, Rabu (6/6/2018). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Cawagub Jatim) nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno, melakukan kampanye dengan blusukan di Pasar Besar Madiun, Rabu (6/6/2018) siang.

Puti Guntur Soekarno datang ke Madiun http://madiun.solopos.com/read/20180525/516/918266/bi-jatim-gandeng-66-perbankan-layani-penukaran-uang-baru">tanpa didampingi calon gubernur pasangannya Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Di Pasar Besar Madiun, Puti berkeliling ke pasar tradisional terbesar di Kota Madiun itu dan menyerap aspirasi para pedagang.

Kepada wartawan, Puti Guntur Soekarno mengatakan dirinya menawarkan konsep pasar modern untuk seluruh pasar tradisional di Jawa Timur. Nantinya akan ada program revitaliasasi pasar tradisional menjadi pasar modern.

Namun, dia memberi catatan konsep pasar modern yang ditawarkan adalah http://madiun.solopos.com/read/20180522/516/917822/19-raperda-kota-madiun-ditarget-kelar-sebelum-akhir-2018">pasar dengan fasilitas yang modern. Seperti kebersihan terjamin, musala, sanitasi yang baik, sirkulasi udara yang sehat, hingga berbagai fasilitas penunjang yang baik.

Dia mengatakan fasilitas di Pasar Besar Madiun cukup bagus. Apalagi ada kolam renang yang bisa dimanfaatkan untuk umum.

"Kalau aktivitasnya tetap masih tradisional. Kami ingin menciptakan kenyamanan untuk pembeli dan penjualnya dalam bertransaksi di pasar," jelas dia.

Puti melihat ramainya aktivitas jual beli di Pasar Besar Madiun menandakan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik menjelang Lebaran.

Disinggung mengenai hasil survei yang mengunggulkan paslon Gus Ipul-Puti dibandingkan rival mereka Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Puti menanggapinya dengan bijak. Menurut dia, hasil survei bersifat dinamis dan ada margin error.

http://madiun.solopos.com/read/20180606/516/920696/komplotan-begal-rebut-truk-di-tol-madiun-1-pelaku-dibekuk-5-buron">Dia mengaku tidak terlalu mengambil pusing hasil survei tersebut dan tidak terlalu berpijak pada survei. "Yang penting kita kerja maksimal. Kita ikhtiar. Kita optimistis," ujar dia. 

Silakan http://madiun.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/madiunpos/">LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten