Tutup Iklan

PILKADA JAKARTA : Ahok Diperiksa Bareskrim, Djarot: Maaf Saya Kebelet!

PILKADA JAKARTA : Ahok Diperiksa Bareskrim, Djarot: Maaf Saya Kebelet!

SOLOPOS.COM - Basuk Tjahaja Purnama (Ahok) saat berdialog dengan warga di Kepulauan Seribu, 27 September 2016 lalu. (Istimewa/Youtube)

Jelang Pilkada Jakarta, Ahok diperiksa Bareskrim terkait pernyataannya soal Surat Al Maidah 51. Djarot pun enggan berkomentar.

Solopos.com, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat enggan menanggapi langkah pasangannya, yaitu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

"Enggak, enggak. Tidak perlu lah ditanggapi. Enggak ada tanggapan," ujarnya setelah Rapat Pimpinan di Balai Kota DKI, Senin (24/10/2016).

Alih-alih menjawab pertanyaan wartawan, mantan Wali Kota Blitar tersebut justru bergurau sambil mencari alasan. "Sudah ya, saya kebelet pipis ini," kata Djarot sambil tertawa.

Ahok mendatangi kantor Bareskrim Mabes Polri untuk mengklarifikasi isu dugaan penistaan agama yang dialamatkan kepada dirinya. Hal tersebut terkait dengan pernyataan Ahok soal surat Al-Maidah ayat 51 yang sempat menjadi perdebatan di masyarakat. Baca juga: Diperingatkan MUI, Ahok Minta Maaf Soal Surat Al Maidah 51.

Pihak yang melaporkan Ahok ke Bareskrim yakni Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) yang dipimpin oleh Habiburokhman. Tudingan ini berawal saat Ahok melakukan blusukan ke Kepulauan Seribu dan berdiskusi dengan warga dan pemangku kepentingan setempat, Selasa (27/10/2016) lalu. Saat itu Ahok secara langsung melakukan sosialisasi program koperasi usaha tambak untuk warga setempat.

Karena menjelang Pilkada Jakarta, Ahok berusaha meyakinkan warga agar tidak khawatir program ini terputus jika dirinya tidak lagi terpilih jadi gubernur. Di sinilah awal mula perkaranya. Intinya, Ahok mempersilakan warganya yang mayoritas muslim untuk tidak memilihnya karena alasan perbedaan agama, namun tidak perlu khawatir dengan kelanjutan program ini.

Gara-gara video itu, muncul petisi di change.org yang memprotes pernyataan tersebut. Petisi yang dibuat oleh Irfan Noviananda itu menyebut masyarakat muslim terganggu dengan ucapan Ahok tersebut. Baca juga: Dituding Lecehkan Surat Al Maidah 51, Ini Penjelasan Lengkap Ahok.

"Kami warga negara Indonesia, khususnya masyarakat yang beragama islam merasa sangat terganggu atas ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang melecehkan ayat suci Al Qur'an dengan kalimat 'dibohongi pake surat Al Maidah ayat 51', pada acara pertemuan Gubernur DKI Jakarta dengan warga Pulau Seribu yang di publikasikan pada tanggal 27 September 2016," tulisnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Angka Kematian Akibat Covid-19 di India Diragukan

Angka kematian resmi akibat virus corona di India semakin diragukan, seperti di Bihar yang temuan ribuan kasus Covid-19 tidak dilaporkan.

15 Anggota KKB Papua Dilumpuhkan, 4 Tewas Ditembak

Satgas Nemangkawi menundukkan kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang diklasifikasikan teroris di Papua.

Film Hong Kong Bakal Dikekang UU Keamanan Nasional

Hong Kong menginstruksikan sensor film apa pun yang dinilai bertentangan dengan UU Keamanan Nasional yang diberlakukan oleh China tahun lalu.

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.