Pilkada Boyolali 2020 Cuma Ada Satu Paslon, Debat Publik Tetap Digelar
Ilustrasi Pilkada Boyolali (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, BOYOLALI -- Debat publik paslon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020 Boyolali, siap digelar Jumat (4/12/2020) siang. Pada acara tersebut paslon akan menghadapi pertanyaan dari para panelis yang fokus pada penajaman visi dan misi paslon.

Meski di Boyolali hanya ada satu paslon yang nantinya akan melawan kolom kosong, kegiatan debat publik tetap dilakukan sebagai salah satu tahapan Pilkada 2020. Debat akan dilakukan pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB. Debat dilaksanakan di Al Azhar Azhima Hotel Resort and Convention, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

3 Orang Meninggal, Elf Terbakar di Jalan Tol Madiun Ternyata Bawa Rombongan dari Madura

Namun debat tidak bisa disaksikan masyarakat secara langsung di lokasi tersebut. Masyarakat bisa menyaksikan debat publik tersebut di tv dan Youtube atau mendengarkan melalui siaran radio. Menurut informasi yang diunggah di akun Instagram kpu_boyolali_official, acara itu disiarkan live di ADi TV, radio CJDW FM, Merapi FM, Karisma FM, serta streaming Youtube, Instragram dan Facebook KPU Boyolali.

Komisioner KPU Boyolali, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Muh Abdullah, mengatakan pelaksanaan debat publik itu akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan serta mengacu aturan yang ada di PKPU. Untuk itu jumlah orang yangbada di lokasi debat pun dibatasi.

Di antaranya hanya paslon, panelis dan moderator, lima komisioner KPU Boyolali, dua perwakilan Bawaslu Boyolali dan empat orang dari tim paslon. "Untuk yang lain ada masyarakat bisa melihat melalui siaran live di tv, radio maupun youtube," kata dia kepada Solopos.com, Kamis (3/12/2020).

Media

Abdullah menjelaskan masyarakat bisa mencermati debat publik Pilkada Boyolali melalui siaran di satu stasiun tv dan tiga stasiun radio serta Youtube. "Kenapa kami gunakan tiga radio itu, sebab jangkauan tv memang untuk di Kabupaten Boyolali berkisar 60% [jangkauan]. Untuk mencapai yang 40% maka kami gunakan tiga radio lokal. Kedua, untuk mengantisipasi, kami juga akan disiarkan langsung di Youtube.

Mengenai teknis pelaksanaan, dia menyebut debat publik tersebut akan terbagi menjadi enam segmen. Segmen pertama adalah acara seremonial pembukaan. Segmen kedua pemaparan visi misi.

"Segmen ketiga pemutaran video kondisi Kabupaten Boyolali, nanti juga akan ada tanya jawab dari moderator dan panelis. Segmen keempat dan kelima ada eksplorasi. Keenam penutup," lanjut Abdullah. Sedangkan untuk materi debat, secara garis besar adalah meliputi visi dan misi paslon.

Kesaksian Sopir Mobil Alphard yang Diberondong Tembakan di Solo: Saya Menunduk Terus

Panelis yang terlibat dalam acara tersebut di antaranya adalah Direktur RSUD Dr. Moewardi, Dr. dr. Cahyono Hadi Sp. OG(K); Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Dr. Pujiyono, S. H., M. H; Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Prof. Bambang Setiaji; Pengasuh Pondok Pesantren Dawar, Mojosongo, Boyolali, Ahmad Charir, S. H, dan Dosen FEB UNS, Dr. Mulyanto, ME. Kemudian moderator adalah Dosen Fakulktas Hukum Unnes, Dr. Ristina Yudhanti, S. H, M. Hum dan Dosen Hukum Tata Negara dan Pasca Sarjana UNS, Dr. Agus Riewanto.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom