Tutup Iklan

PILKADA 2018 : Sudirman Said Rela Jadi Cawagub di Pilgub Jateng

PILKADA 2018 : Sudirman Said Rela Jadi Cawagub di Pilgub Jateng

SOLOPOS.COM - Sudirman Said. (Abdullah Azzam/JIBI/Bisnis)

Pilkada atau tepatnya Piilgub Jateng 2018 tetap akan diikuti Sudirman Said meskpun ia hanya dicalonkan sebagai cawagub.

Solopos.com, SEMARANG — Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said yang belakangan hari ini intensif menyosialisasikan diri sebagai kandidat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah mengaku rela seandainya dirinya hanya akan dicalonkan partai politik sebagai calon wakil gubernur (cawagub).

Bagi Sudirman Said yang tergeser dari Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo setelah dianggap membuat kegaduhan gara-gara melaporkan mantan Ketua DPR yang juga Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan DPR terkait perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia itu yang paling utama adalah berkontribusi kepada Jateng. "Saya terbuka, mau maju jadi gubernur, mau jadi wagub, yang penting adalah bagaimana kita berkontribusi kepada masyarakat Jateng," katanya di Semarang, Sabtu (7/10/2017).

[Baca juga Ini Pernyataan Lengkap Sudirman Said Soal "Komandan" Pencatut Jokowi]

Sudirman memastikan tidak akan mempermasalahkan jika harus menjadi cawagub dalam mendampingi cagub yang diusung parpol koalisi dalam pilgub yang lebih dikenal sebagai Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jateng 2018 itu. "Saya sedang tidak mencari pekerjaan, jadi tidak penting saya dalam posisi apa," ujarnya.

Dalam tiga bulan terakhir, Sudirman mengaku sudah melakukan sosialisasi rencana pencalonan dirinya pada pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 itu ke berbagai lapisan masyarakat di 22 kabupaten dan kota di Provinsi Jateng. "Dari berbagai pertemuan dengan berbagai lapisan masyarakat, seperti tokoh politik, ulama, akademisi, dan tokoh-tokoh media, kesan yang saya tangkap adalah mereka antusias serta membutuhkan pembaruan," katanya.

[Baca juga PKB Pasangkan Marwan Jafar dan Sudirman Said untuk Pilgub Jateng]

Sudirman bersyukur sosialisasi pencalonan dirinya kepada masyarakat itu juga mendapat respons positif dari tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional. "Partai Gerindra mengumumkan dua calonnya untuk bersosialisasi, PKS juga menyebut saya sebagai calonnya, berikutnya PAN juga," katanya.

Ketiga parpol tersebut, kata Sudirman, telah meminta dirinya masuk ke dalam struktur partai agar bisa mulai berinteraksi dengan para pendukung partai. "Demokrasi yang baik memang butuh pilar parpol yang kuat. Oleh karena itu, saya tidak mempertimbangkan untuk masuk dari jalur independen," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.

Melonjak! Pemusalaran Jenazah Prosedur Covid-19 di Sukoharjo Capai 22 Orang dalam Sehari

Sebanyak 22 jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam sehari. Kondisi ini melonjak tajam dari biasanya empat jenazah.

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.