Tutup Iklan

PILKADA 2018 : Pesan Ganjar lewat Puisi Bung Karno

PILKADA 2018 : Pesan Ganjar lewat Puisi Bung Karno

SOLOPOS.COM - • Gubernur Jateng nonaktif, Ganjar Pranowo, membawa pakaiannya saat meninggalkan rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, untuk menjalani masa cuti Pilgub Jateng, Rabu (14/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Pilkada atau Pilgub Jateng 2018 diwarnai cuti calon gubernur petahana, Ganjar Pranowo.

Solopos.com, SEMARANG - Diiringi suara petikan gitar akustik dan alunan harmonika, Ganjar Pranowo, berdiri di hadapan puluhan pendukungnya yang berkumpul di Rumah Dinas Gubernur Jateng Puri Gedeh, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/2/2018). Ia berdiri sambil membacakan sebuah puisi berjudul Berpedoman pada Cita-Cita.

Semua yang hadir tampak terdiam mendengar puisi yang dibacakan gubernur yang baru saja berstatus nonaktif karena menggambil masa cuti tersebut. Apalagi, puisi itu dibacakan Ganjar saat dirinya hendak meninggalkan Puri Gedeh untuk menjalankan cuti karena akan melakukan kampanye dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018.

“Puisi ini tentu bukan karya saya, ditulis Ir. Soekarno saat pidato pembukaan Konferensi Asia Afrika [KAA] pada 18 April 1955,” terang Ganjar sebelum membacakan puisi tersebut.

Ganjar sengaja membacakan puisi itu karena politikus PDI Perjuangan itu menilai puisi tersebut mengandung banyak pesan dan juga menjadi ungkapan sikap politiknya saat menghadapi persaingan pilkada atau Pilgub Jateng 2018. "Ada pesan khusus yang tersirat dalam puisi itu. Bahwa kita jangan pernah takut dengan hantu blau. Itu jadi pesan yang menggelegar buat mereka-mereka yang menjalankan politik, bahwa jadi orang itu harus punya ugeman [pedoman]. Berpedomanlah pada cita-cita,” terang Ganjar.

Selain membacakan puisi, pada acara pindahan rumah itu Ganjar juga memberikan beberapa pesan kepada para pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jateng yang hadir. Salah satu pesannya, tak lain adalah agar para pegawai Pemprov Jateng melayani masyarakat sebaik mungkin.

“Selama empat bulan saya cuti, tolong layani masyarakat dengan sumeh [ramah]. Tolong awasi [pemprov] agar birokrasi berjalan baik dan tolong awasi kami [pemprov] agar tidak korupsi,” ujar Ganjar.

Beberapa pejabat Pemprov Jateng tampak hadir dalam acara pindahan Ganjar dari Puri Gedeh itu. Mereka di antaranya Sekda Jateng, Sri Puryono; Kalakhar BPBD Jateng, Sarwa Pramana, dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Jateng yang baru saja ditunjuk menjadi penjabat bupati Magelang.

•Gubernur Jateng nonaktif, Ganjar Pranowo, membawa pakaiannya saat meninggalkan rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, untuk menjalani masa cuti Pilgub Jateng, Rabu (14/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
• Gubernur Jateng nonaktif, Ganjar Pranowo, membawa pakaiannya saat meninggalkan rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, untuk menjalani masa cuti Pilgub Jateng, Rabu (14/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Ganjar menambahkan selama meninggalkan Puri Gedeh, ia akan tinggal di Jl. Tengger, Kota Semarang. Selama cuti kampanye pilkada 2018, ia juga akan giat melakukan blusukan ke tengah-tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk kampanyenya di Pilgub Jateng.

“Kampanye kan enggak seperti dulu yang menghambur-hamburkan banyak uang. Saya akan lebih banyak turun ke tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka,” ujar Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Mau Lebih Produktif di Rumah? Ini 5 Inspirasi Hobi yang Seru

ShopeePay kembali menghadirkan Super Online Deals dengan berbagai promo menarik yang bisa menemanimu menjalani hobi baru.

Prediksi Inggris Vs Skotlandia: Sejarah Derby Britania Berpihak ke Tiga Singa

Inggris dan Skotlandia telah bertemu 114 kali, di mana Inggris menang 48 kali dan Skotlandia 41 kali.

Perkuat Pendidikan Dini, UTP Solo Gandeng SEAMEO CECCEP

UTP Solo terus mendorong adanya transformasi pendidikan sedini mungkin salah satunya dengan menggandeng SEAMEO CECCEP.

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Boyolali Perketat PPKM Mikro

Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Boyolali melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Pemkab Boyolali pun memperketat aturan PPKM berskala Mikro.

Positif Covid-19, Hanung Bramantyo Awalnya Tunjukkan Gejala Ini

Di unggahan Instagram, Zaskia juga mengungkap kronologis sampai Hanung dinyatakan positif Covid-19.

Pemkab Klaten Hibahkan Lahan untuk Polsek Ngawen, Kapan Ditempati?

Selain lahan seluas 700 m2 sebagai Polsek Ngawen, Pemkab Klaten juga menyerahkan tiga unit kendaraan operasional ke Polres Klaten.

Islam Aboge, Akulturasi Dakwah dengan Muatan Budaya Lokal

Islam Jawa atau yang dikenal dengan Islam Kejawen sejak lama telah dikenal sebagai akomodatif dengan muatan budaya lokal.

Kades dan Carik Tenggak Sragen Positif Covid-19, Balai Desa Tetap Buka

Kepala Desa atau Kades Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, Setyanto, terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status tanpa gejala. Ia harus menjalani isolasi mandiri.

Vaksin Ampuh, 90% Nakes di Kudus yang Terpapar Covid-19 Sembuh

90% Tenaga kesehatan (nakes) di Kudus yang sempat terpapar Covid-19 akibat menangani pasien berangsur pulih, mereka sebelumnya sudah menjalani vaksinasi.

Stripe Baru Bikin Tampilan Honda New CB150 Verza Makin Segar

Honda New CB150 Verza dapat sentuhan terkini oleh PT Astra Honda Motor (AHM) berupa stripe baru untuk menonjolkan kesan gagah.

Jadwal Euro 2020 Malam Ini, Inggris Vs Skotlandia Main Pukul 02.00 WIB

Inggris dan Skotlandia acapkali disebut punya rivalitas tertua di dunia, keduanya melakoni duel pertama pada 30 November 1872.

Underpass Makamhaji Sukoharjo Rawan Kecelakaan, Banyak Pengemudi Tak Melihat Beton Pembatas Jalan

Kecelakaan lalu lintas kerap kali terjadi di area Underpass Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Terbaru, mobil menabrak beton pembatas jalan.