Tutup Iklan

PILKADA 2018 : Perusakan Spanduk Bergambar Pasangan Calon Marak di Karanganyar

PILKADA 2018 : Perusakan Spanduk Bergambar Pasangan Calon Marak di Karanganyar

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pilkada serentak Jawa Tengah 2018. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.)

Perusakan spanduk bergambar pasangan calon peserta Pilkada 2018 marak di Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR -- Tim sukses (timses) dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati peserta Pilkada Karanganyar 2018 mengeluhkan maraknya aksi perusakan spanduk bergambar pasangan calon yang mereka usung.

Para anggota timses baik dari pasangan calon Juliyatmono-Rober Christanto maupun Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih berkomitmen mengajak seluruh kader partai politik (parpol) dan simpatisan menjaga iklim kondusif di Bumi Intanpari.

“Dalam beberapa hari terakhir ini, memang ada beberapa spanduk bergambar Juliyatmono-Rober Christanto yang rusak atau bahkan hilang [diduga dirusak atau dihilangkan]. Jumlah detailnya, saya tak begitu hafal. Kami sangat menyayangkan hal itu. Kami tetap mengajak para kader, simpatisan, dan pendukung untuk tenang dan tidak terpancing emosi. Kami juga mengajak seluruh warga di Karanganyar untuk berpolitik sehat dan santun,” kata ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Karanganyar, Endang Muryani, kepada Solopos.com, Senin (5/2/2018).

Hal senada dijelaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Karanganyar, Joko Tri Susilo. Spanduk dan baliho bergambar Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih yang dipasang di beberapa lokasi strategis di Bumi Intanpari tiba-tiba rusak dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu sepeti di Tegalgede, Matesih, dan beberapa daerah lainnya di Bumi Intanpari.

“Kami tak menuduh siapa pun. Kami pun tak berani berspekulasi terkait penyebab kerusakan itu, apakah karena diterpa angin atau sengaja dirusak. Yang terpenting, kami mengimbau seluruh kader, simpatisan, dan pendukung agar berkampanye santun, tidak menjelek-jelekkan satu sama lain, dan tidak merusak,” katanya.

Terpisah, anggota Komsioner Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat KPU Karanganyar, Budi Sukramto, mengatakan kedua pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada 2018 akan ditetapkan Senin (12/2/2018).

“Penetapan pekan mendatang itu memang sudah dijadwalkan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Saat Bermain Bulu Tangkis, Begini Kronologi Markis Kido Meninggal Dunia

Menurut Candra Wijaya yang kebetulan hadir di arena, Kido tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri saat baru bermain setengah game.

557 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dalam Sepekan, Klaten Di Ambang Zona Merah

Satgas Penanganan Covid-19 Klaten mencatat ada 557 warga yang terkonfirmasi positif corona dalam sepekan terakhir.

Kokoh, Saluran Air Peninggalan Perusahaan Serat Hindia Belanda Di Wonogiri Masih Berfungsi

Peninggalan perusahaan serat terbesar pada masa Hindia Belanda di Wonogiri berupa saluran air masih berfungsi dan dimanfaatkan warga.

Pengetatan PPKM Sragen: Hajatan Dilarang, Ibadah Berjamaah Ditiadakan

Satgas Penanganan Covid-19 Sragen mengeluarkan sejumlah aturan pengetatan dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro.

Brak! Eh Motornya Nangkring di Atap Mobil Seusai Tabrakan

Kecelakaan di Kediri itu melibatkan Honda CBR dan Honda Brio. Video motor nangkring di atas mobil seusai bertabrakan tersebut viral.

Wow! Raja Kuliner Wong Solo Dapat Proyek 5 Juta Paket Makanan, Untuk Apa Ya?

Raja kuliner Wong Solo Group mendapat proyek pengadaan makanan siap saji sebanyak 5 juta paket dari salah satu perusahaan makanan nasional.

Ada Barang Bukti Mengejutkan dari 2 Begal Asal Demak

Kedua tersangka begal asal Demak beraksi di jalan raya Purwodadi – Semarang tepatnya di Desa Tinanding dan Desa Jati Lor, Kecamatan Godong.

Idap Covid-19, Wali Kota Salatiga Diklaim Membaik

Wali Kota Salatiga Yuliyanto dinyatakan positif terpapar virus corona pemicu Covid-19, namun kondisi kesehatan Yuliyanto diklaim membaik.

Warga AS Dilarang Bepergian ke Indonesia

Pemerintah Amerika Serikat mengimbau warga tidak bepergian ke Indonesia sehingga memicu pertanyaan alasan warga AS dilarang ke Indonesia itu.

Ngeri, 88 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Pernikahan di Madiun

Warga yang terpapar virus corona atau Covid-19 dari klaster pernikahan di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, terus bertambah.

Belasan Warga Ngringo Karanganyar Positif Covid-19, Camat: Bukan Transmisi Lokal!

Camat Jaten, Karanganyar, Dwi Saptohaji, menyatakan tak ada transmisi lokal Desa Ngringo. Meski diketahui ada belasan warga di wilayah tersebut yang tepapar Covid-19.

Sentra Industri Rotan Trangsan Sukoharjo Sudah Ada Sejak Zaman Belanda, Begini Cerita Asal Usulnya

Sejarah sentra industri rotan di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo, bisa ditelusuri hingga era penjajahan Belanda dan kekuasaan Keraton Solo.