PILKADA 2018 : Pemuda Muhammadiyah dan Ansor Jateng Ingin Gubernur Baru Pro Generasi Milenial

PILKADA 2018 : Pemuda Muhammadiyah dan Ansor Jateng Ingin Gubernur Baru Pro Generasi Milenial

SOLOPOS.COM - Diskusi Reboan di Markas Perjuangan Merah Putih, Jl. Pamularsih 95, Kota Semarang, Jateng, Rabu (7/2/2018). (Okezone.com-Taufik Budi)

Pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 diharapkan Pemuda Muhammadiyah dan Ansor Jateng menghasilkan gubernur baru yang memperhatikan generasi milenial.

Solopos.com, SEMARANG — Jawa Tengah dinilai menjadi barometer pergerakan nasional, baik dari aktivitas kepemudaan sampai pemerintahannya. Meski demikian, masih banyak organisasi kepemudaan di Jateng yang dinilai belum mendapat perhatian memadai dari pemerintahan saat ini.

"Kalau ingin pemuda Jawa Tengah mengejar ketertinggalan ini, solusinya harus ganti pemimpin, ganti sing anyar [ganti yang baru]," kata Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jateng, Zaenudin Aphandi, dalam Diskusi Reboan di Markas Perjuangan Merah Putih, Jl. Pamularsih 95, Kota Semarang, Jateng, Rabu (7/2/2018).

Dia menuturkan, pemuda Jateng harus mendapat tempat dan diberdayakan dalam pembangunan. Keberpihakan pemerintah daerah kepada generasi milenial tersebut dipandang perlu sebagai salah satu modal untuk meningkatkan daya saing pemuda Jateng di kancah nasional.

"Jangan seperti dinosaurus. Memiliki kemampuan dan kekuatan yang luar biasa, namun hanya dikenang karena tidak bisa beradaptasi dengan iklim dan lingkungan. Maka kita harus menyesuaikan diri," tegasnya sebagaimana dipublikasikan laman aneka berita Okezone.com, Kamis (8/2/2018).

Hal senada disampaikan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah, Sholahudin, yang menyatakan, untuk mendorong kemajuan di Jawa Tengah harus melalui pemberdayaan dan pemberian ruang bagi pemuda. Pemuda, menurut dia juga memegang kendali perubahan revolusioner di bidang teknologi.

"Jawa Tengah harus belajar dari Jakarta dan Bandung. Perkembangan kelas menengah di dua daerah itu, saat ini, dikuasai generasi milenial. Nah, siapa pemegang kendali dalam ranah teknologi? Pemuda, generasi milenial," tegasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.