PILKADA 2018 : Panwaslu dan Satpol PP Karanganyar Saling Tunggu, APK Liar Kian Marak

PILKADA 2018 : Panwaslu dan Satpol PP Karanganyar Saling Tunggu, APK Liar Kian Marak

SOLOPOS.COM - Alat peraga kampanye liar terpampang di jalan Solo-Karanganyar, Jaten, Karanganyar, Senin (29/1/2018). (Ponco Suseno/JIBI/Solopos)

Alat peraga kampanye di Karanganyar kian marak karena pihak-pihak terkait tak kunjung menertibkannya.

Solopos.com, KARANGANYAR -- Alat peraga kampanye (APK) liar kian marak menjelang kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Kamis (15/2/2018). Sejauh ini, penyelenggara pemilu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar, dan Satpol PP belum pernah membongkar APK liar yang terpasang di berbagai lokasi strategis di Bumi Intanpari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, pemasangan APK liar mulai marak sesaat menjelang masa pendaftaran pasangan calon di Komisi Pemiihan Umum (KPU) Karanganyar, awal Januari lalu. Jumlah APK liar semakin marak saat memasuki masa penetapan pasangan calon dan masa kampanye, 15 Februari 2018-23 Juni 2018.

Sebelum memasuki masa kampanye Pilkada 2018, penyelenggara Pilkada dan Panwaslu Karanganyar menilai pembongkaran APK liar merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karanganyar.

Baca:

Sebelum memasuki masa kampanye, Panwaslu belum dapat membongkar APK liar. Di sisi lain, Satpol PP dan DPMPTSP perlu berkoordinasi dengan Panwaslu dan penyelenggara pilkada dalam menyikapi maraknya APK liar.

“Hingga menjelang masa kampanye, jumlah APK liar justru semakin banyak. Bahkan, di Jl. Lawu Karanganyar yang menjadi jalan utama di Karanganyar banyak ditemukan APK liar. Bahkan, ada yang dipaku di pepohonan di pinggir jalan,” kata salah seorang penguna Jl. Lawu Karanganyar, Prasetyo, 35, saat ditemui Solopos.com di Karanganyar kota, Rabu (14/2/2018).

Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa, mengatakan sudah memiliki rencana menurunkan APK liar saat memasuki masa kampanye. Kustawa mengakui APK liar kian marak dalam beberapa waktu terakhir.

“Kami sudah mengagendakan untuk menurunkan APK liar. Sore nanti [kemarin], kami akan bahas rencana itu dengan pihak lainnya,” katanya.

Hal senada dijelaskan Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato. Rencana penurunan APK liar di Karanganyar menunggu instruksi dari Panwaslu Karanganyar.

“Sinyal bergerak yang dipakai peraturan KPU. Jika ditemukan pelanggaran pemasangan APK, Panwaslu memiliki standard operating procedure [SOP]. Kami merupakan bagian di dalamnya,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).

Inilah Tanda-Tanda Ban Sepeda Motor Harus Diganti

Rider sepeda motor wajib mengetahui kondisi ban saat berkendara karena ban menjadi salah satu komponen inti yang memberikan jaminan keselamatan.  

Gempa M 7,2 Guncang Nias

Gempa Bumi bermagnitudo (M) 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatra Utara, Jumat (14/5/2021)