PILKADA 2018 : Gusdurian Tegaskan Sikap Netral di Pilgub Jateng

PILKADA 2018 : Gusdurian Tegaskan Sikap Netral di Pilgub Jateng

SOLOPOS.COM - Logo Kampung Gusdurian. (gusdurian.net)

Pilkada atau Pilgub Jateng 2018 diwarnai klaim dukungan kelompok Gusdurian kepada salah satu paslon, Ganjar-Yasin.

Solopos.com, SEMARANG – Kelompok penerus perjuangan dan pemikiran Gus Dur, Jaringan Gusdurian, menegaskan kembali sikap netralnya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018.

Pernyataan ini disampaikan Gusdurian menyusul klaim dari beberapa orang yang menyatakan dukungan kepada pasangan calon (paslon), Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

“Terkait berita yang mencantumkan Jaringan Gusdurian mendukung salah satu calon itu tidak benar. Perlu diketahui, bahwa Jaringan Gusdurian adalah wadah para Gusdurian, penerus perjuangan Gus Dur yang bergerak di ranah kultural dan nonpolitik praktis dengan berlandaskan sembilan nilai utama Gus Dur,” tulis Presidium Gus Durian Jateng, Chumaedy Yusuf, dalam keterangan resmi kepada Solopos.com, Selasa (20/2/2018).

Chumaedy menambahkan Gusdurian Jateng tetap setia pada ranah kultural dan nonpolitik praktis. Dengan demikian, Gusdurian Jateng tidak terlibat dukung mendukung kandidat manapun pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018.

“Kami mendukung penyelenggaraan pilkada yang tertib, aman, dan harmonis, demi terpilihnya pemimpin yang amanah. Kami juga meminta semua pihak yang mencatut Jaringan Gusdurian dalam aktivitas politik praktis untuk mengklarifikasi dan tidak lagi menggunakan nama tersebut dan simbol-simbolnya dalam kegiatan politik praktis,” imbuh Chumaedy.

Sementara itu, Seknas Gusdurian, Autad An Nasheer, menyebutkan kelompok Barisan Kader (Barikade) Gus Dur yang telah menyatakan dukungan kepada paslon Ganjar-Yasin bukanlah bagian dari Jaringan Gusdurian. Begitu juga dengan kordinator kelompok tersebut, Husein Syifa.

“Husein Syifa bukanlah pengiat Jaringan Gusdurian. Dia membuat kelompok sendiri yang bernama Barisan Kader Gusdur,” tegas Autad An Nasheer.

Husein Syifa dalam kunjungannya ke kediaman ulama sekaligus politikus PPP, K.H. Maimoen Zubair, di Rembang, Selasa (20/2/2018), menyatakan para anggota Jaringan Gusdurian yang mendukung pasangan Ganjar-Yasin pada pilkada atau Pilgub Jateng membentuk organisasi bernama Barikade Gus Dur.

“Kalau Gusdurian kan kultural, anggotanya ada di mana-mana bahkan di semua partai ada. Tapi, Barikade Gus Dur mewadahi anggota yang belum berpartai namun ingin mendukung Ganjar-Yasin,” ujar Husein dalam siaran pers dari tim media Ganjar Pranowo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.