Kategori: Sukoharjo

PILKADA 2018: Coklit Perdana, KPU Sukoharjo Target 2.830 KK


Solopos.com/Trianto Heri Suyono/JIBI/SOLOPOS

KPU Sukoharjo menarget 2.380 KK pada pencocokan dan penelitian (coklit) perdana data pemilih.

Solopos.com, SUKOHARJO—Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, menargetkan hari pertama pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih terjaring 2.830 kepala keluarga. Hal ini untuk keperluan Pemilu Gubernur 2018.

Coklit ini dilakukan oleh seluruh anggota KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang mendampingi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Masing-masing anggota diminta mendatangi lima tokoh masyarakat di sebuah wilayah di Sukoharjo. (baca: PILKADA 2018 : 4 Peserta Pilgub Jateng Lolos Cek Kesehatan)

“Gerakan Coklit ini pertama dilakukan pada Sabtu [20/1/2018]. Pada hari pertama yang disasar sejumlah 2.830 KK sehingga masing-masing komisioner dan penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan maupun desa/kelurahan turun mendampingi PPDP menemui tokoh-tokoh,” tutur Komisioner KPU Sukoharjo Bidang Sosialisasi, Yulianto Sudrajat, kepada Solopos.com, Rabu (18/1/2018).

Sudrajat mencontohkan Komisioner KPU Sukoharjo akan mendatangi Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, Wabup Sukoharjo, Purwadi, Ketua DPRD Sukoharjo, Nurjayanto, Sekda Sukoharjo, Agus Santoso.

Menurutnya, jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang sudah disinkronisasi sebanyak 690.415 pemilih. Coklit akan dilakukan 20 Januari 2018 hingga 18 Februari 2018 dengan jumlah PPDP sebanyak 1.353 orang.

“Ada dua misi dari PPDP yakni tidak sekadar mendaftar pemilih tetapi juga sosialisasi kepada pemilih langsung berbasis keluarga.  Setelah coklit selesai di rumah pemilih ditempel stiker dan pemilih diberi tanda terima,” jelasnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Farida Trisnaningtyas