Tutup Iklan

PILKADA 2018 : Cawagub Golkar Ternyata Mengidolakan Ketum Gerindra

PILKADA 2018 : Cawagub Golkar Ternyata Mengidolakan Ketum Gerindra

SOLOPOS.COM - Gambar Arianti Dewi yang terpampang dalam akun Instagram pribadinya. (Instagram @ad.ariantidewi)

Pilkada 2018, dari Golkar memastikan mengusung Arianti Dewi sebagai cawagub pada Pilgub Jateng.

Solopos.com, SEMARANG – Calon wakil gubenur (cawagub) Partai Golkar pada Pilgub Jateng 2018, Arianti Dewi, rupanya sangat mengidolakan ketua dewan pembina sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Hal itu terlihat dalam akun Instagram pribadi Arianti Dewi di @ad.ariantidewi. Arianti bahkan pernah mengunggah foto Prabowo saat mengenakan seragam TNI sambil menuliskan kata-kata ucapan ulang tahun untuk mantan Pangkostrad itu. “Selamat Ulang Tahun bapak Prabowo, Ketum Gerindra @prabowo....Semoga sehat selalu dan terus mengawal NKRI,” tulis akun Instagram @ad.ariantidewi pada Selasa (17/10/2017).

Ucapan selamat ulang tahun Arianti ke Prabowo ini pun seakan menunjukkan sinyal bahwa dirinya dan Golkar siap berkoalisi dengan Gerindra. Terlebih lagi, Golkar memang membutuhkan koalisi guna memuluskan langkahnya untuk mengusung Arianti sebagai cawagub pada Pilgub Jateng 2018.

Golkar saat ini hanya memiliki 10 kursi di DPRD Jateng. Jumlah ini masih kurang separuh untuk memenuhi kuota dari setiap partai politik yang ingin maju dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018, yakni 20 kursi.

[Baca juga Gagal di Pileg, Golkar Pede Usung Arianti Dewi ke Pilgub Jateng]

Arianti Dewi dipastikan maju sebagai cawagub dari Golkar setelah mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar. Perempuan asal Solo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum Partai Golkar itu bahkan menyingkirkan Ketua DPD Golkar Jateng, Wisnu Suhardono, yang sebelumnya telah menyatakan keinginan maju sebagai cagub atau cawagub di Pilgub Jateng 2018.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.