PILKADA 2015 : Gubernur Jatim Lantik 17 Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Sejumlah bupati-wakil bupati terpilih tampak semringah seusai mengikuti pelantikan di Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (17/2/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Zabur Karuru)

Pilkada 2015 berakhir prosesinya seiring pelantikan para pasangan bupati dan wakil bupati terpilih.

Solopos.com, SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Soekarwo melantik 17 pasangan bupati terpilih hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015 di Gedung Negara Grahadi, Jl. Gubernur Suryo, Surabaya, Rabu (17/2/2016). "Selamat atas dilantiknya pasangan bupati dan wakil bupati periode 2016-2012, semoga amanah menjalankan tugasnya," ujar Soekarwo seusai prosesi pelantikan gelombang pertama.

Pada gelombang pertama, pelantikan yang tepat dimulai pukul 09.00 WIB diikuti Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Emil Dardak-Nur Arifin, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Saifullah Illah dan Muhammad Nur Syaifudin, Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Abdullah Anwar Anas dan Yusuf Widiatmoko, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan Yoyok Mulyadi, Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasha dan Pungkasiadi, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Busyro Karim dan Achmad Fauzi, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari Halim dan Qoshim, Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Fadli dan Kartika Hidayati, serta Bupati dan Wakil Bupati Jember Faida M. dan Mukhid Muqit.

Proses pelantikan para bupati dan wakil bupati hasil Pilkada 2015 itu diawali pembacaan sumpah jabatan masing-masing pasangan yang dipimpin Gubernur Soekarwo, kemudian dilanjutkan penyematan pin sebagai bupati dan wakil bupati, serta salinan surat keputusan. Pada kesempatan tersebut, Pakde Karwo—sapaan akrab Soekarwo—mengingatkan kepala daerah baru selalu taat pada aturan dan hukum dalam menjalankan kepemimpinannya.

"Kekuasaan tertinggi di Indonesia tetap berada di tangan Presiden yang juga menjabat sebagai kepala pemerintahan. Apalagi juga telah diatur dalam dalam peraturan perundangan berlaku," ucapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut meminta kepala daerah hasil Pilkada 2015 itu Jatim itu menjalankan program sesuai kampanye yang dijanjikan serta mempelajari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah maupun Nasional. "Jangan lupa pula merangkul legislatif karena juga menjadi bagian dari pihak yang paling penting untuk proses pembangunan. Tidak baik ribut dengan DPRD," katanya.

Prosesi pelantikan gelombang kedua berlangsung serupa. Pelantikan gelombang kedua itu diikuti delapan pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, hasil Pilkada 2015. Mereka adalah Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Budi Sulistiono dan Ony Anwar, Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Ipong Muchlisin dan Soedjarno, Bupati dan Wakil Bupati Kediri Harianti dan Maskuri, Bupati dan Wakil Bupati Blitar Rijianto-Marhaenis Urip Widodo, Bupati dan Wakil Bupati Malang Rendra Kresna-Sanusi, Wakil Wali Kota Blitar Moch Samanhudi Anwar dan Santoso, Wali Kota dan Wali Kota Surabaya Surabaya Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Setiyono dan Raharjo Teno Prasetyo.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom