PILKADA 2015 : Dana Hibah Belum Pasti, Pilkada Surabaya Terancam

PILKADA 2015 : Dana Hibah Belum Pasti, Pilkada Surabaya Terancam

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pilkada (JIBI/Solopos/Antara)

Pilkada 2015 di Surabaya terancam terganggu gara-gara Pemkot Surabaya tak segera menandatangani kepastian pendanaan pilkada serentak itu.

Solopos.com, SURABAYA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya segera menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk memastikan realisasi pendanaan Pilkada 2015.

Komisioner Bidang Perencanaan, Keuangan, Logistik KPU Kota Surabaya, Miftakul Ghufron, dalam rilis, Jumat (8/5/2015) lalu, mengatakan terlambatnya penandatanganan NPHD oleh Pemkot Surabaya dikhawatirkan dapat menggangu kelancaran proses Pilkada Surabaya.

"KPU Kota Surabaya sudah pada posisi siap melaksanakan tugas, bahkan sekarang sedang melaksanakan rekrutmen penyelenggara di tingkat kecamatan atau panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan akan memasuki tahap fit and proper tes. Namun, beban biayanya masih meminjam alokasi anggaran rutin dari APBN dan belum menggunakan APBD sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Ghufron mengingatkan ketika PPK sudah dilantik, mereka langsung tancap gas mempersiapkan penyelenggaraan Pilkada. Pekan depan KPU bersama PPK juga akan mulai membentuk PPS di tingkat kelurahan.

"Proses koordinasi dan konsolidasi dengan Pemkot Surabaya terkait pendanaan Pilkada sudah berlangsung berkali-kali tai sampai sekarang pemkot belum memastikan kapan jadwal penandatangan NPHD itu bisa terlaksana," imbuhnya.

Pilkada Serentak
Dia menambahkan ada beberapa daerah yang melaksanakan pilkada serentak di Jawa Timur telah melaksanakan penandatangan NPHD, di antaranya seperti Kediri, Gresik, Sidoarjo dan Blitar.

"KPU pusat memberikan deadline proses penandatangan NPHD itu tuntas sampai akhir pekan ini. Seharusnya batas waktu penandatanganan NPHD paling lambat pada hari ini Jumat (8/5/2015)," ujarnya.

Dijawalkan, pada 24 Mei 2015, KPU sudah mulai melakukan proses pendaftaran calon walikota dan wakil walikota melalui jalur perseorangan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Terbalik, Ini Kata BPBD Boyolali

Perahu wisata di di Waduk Kedungombo wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, terbalik pada Sabtu (15/5/2021) siang.

Prediksi Puncak Arus Balik Tanggal 16 dan 20 Mei, Kemenhub Tingkatkan Tes Acak

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meningkatkan tes antigen secara acak sebagai salah satu upaya menghadapi puncak arus mudik yang kemungkinan terjadi tanggal 16 dan 20 Mei 2021.

Liburan Jelajahi Tempat Wisata Terbaru di Grobogan

Bagi warga Grobogan, wisata di Jowo Dhuwur View menjadi destinasi pelancong dengan beragam macam wahana hiburan yang bisa dinikmati.

Para Selebritas Mualaf Ini untuk Kali Pertama Rayakan Lebaran

Sejumlah selebritas mualaf ini untuk kali pertama merayakan Lebaran.

Selama Ramadan, 300 PGOT Ditangkap Satpol PP Solo, 2 Eksploitasi Anak

Satpol PP Kota Solo selama Ramadan dan Hari H Lebaran menangkap sebanyak 300 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar atau PGOT di Kota Solo.

H+2 Lebaran, Arus Lalu Lintas ke Wisata Kemuning-Tawangmangu Macet Lur!  

Arus kendaraan menuju ke jalur wisata Ngargoyoso dan Tawangmangu pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021) mengalami kenaikan signifikan.

Bagi-Bagi Kupat Jembut di Tradisi Syawalan Khas Semarang

Dalam Bahasa Jawa, kata jembut mungkin memiliki kesan vulgar. Namun jembut di sini rupaya adalah jenis makanan.

Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Kemusu Boyolali Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedung Ombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Pemerintah harus hadir secara langsung untuk menangani masalah pembayaran THR keagamaan bagi perusahaan-perusahaan di segmen UMKM yang tidak mampu melakukan pembayaran sesuai ketentuan.

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Tenggelam, 9 Orang Hilang

Sembilan penumpang perahu wisata di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali, yang tenggelam, Sabtu (15/5/2021) hilang.

Grebeg Ketupat, Tradisi Perayaan Lebaran Khas Magelang

Indonesia memiliki tradisi Lebaran yang unik di setiap daerah. Salah satunya Tradisi Grebeg Ketupat di Kabupaten Magelang.

Petugas Rutan Solo Temukan Handphone, Diduga Dilempar dari Luar Dinding Rutan

Petugas Rutan Kelas I A Solo kembali menggagalkan percobaan penyelundupan benda terlarang di dalam Rutan Solo