SOLOPOS.COM - Hadi Rudyatmo menunjukkan surat rekomendasi DPP PDIP, Jumat (3/7/2015). (Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos)

Pilkada 2015 bakal diikuti kembali oleh 10 kepala daerah berkuasa saat ini.

Solopos.com, SEMARANG — Sepuluh kepala daerah mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju lagi sebagai calon incumbent atau patahana pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 melalui partai tersebut.

Promosi Desa BRILiaN 2024 Resmi Diluncurkan, Yuk Cek Syarat dan Ketentuannya

Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) Agustina Wilujeng mengatakan DPP telah mengeluarkan rekomendasi untuk bakal calon kepala daerah di 15 kabupaten/kota. “Dari 15 rekomendasi itu terdapat 10 petahana kepala daerah,” katanya  didampingi Sekretaris DPD PDIP Jateng Bambang Kusriyanto kepada wartawan di DPD PDIP Panti Marhaen Kota Semarang, Jumat (24/7/2015).

Petahana yang mendapatkan rekomendasi itu, lanjut Agustina, yakni Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Bupati Boyolali Seno Samodro, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Bupati Pemalang H.M. Djunaedi. Selain itu juga, Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo, Bupati Semarang Mundjirin, Bupati Kendal Widya Kandi Susanti, Wakil Bupati Blora Abu Nafi (mendapat rekomendasi menjadi Bupati Blora), dan Wakil Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Al Junaid (mendapat rekomendasi menjadi Wali Kota Pekalongan).

”Tidak semua petahanan yang mendapat rekomendasi DPP berasal dari kader PDIP, semisal Abu Nafi adalah dari PPP,” ungkap Agustina.

Dia lebih lanjut menyatakan dengan telah keluarnya 15 rekomendasi nama calon kepala daerah, maka dari 21 daerah yang akan melaksanakan pilada serentak 2015 tinggal enam daerah yang belum turun rekomendasinya.

Enam daerah itu masing-masin Wonogiri, Sragen, Klaten, Demak, Purbalingga, dan Wonosobo. ”DPP nanti malam [Jumat malam] menggelar rapat untuk menentukan rekomendasi enam daerah tersebut. Bisa saja akan diputuskan rekomendasinya, bisa juga belum,” ujar Bendahara DPD PDIP Jateng ini.

15 Rekomendasi Turun
Agustina menyebutkan 15 rekomendasi yang sudah turun itu yakni, Kota Semarang, Sukoharjo, Boyolali, Kota Magelang, Kabupaten Pemalang, Solo, Kabupaten Semarang, Kendal, Grobogan, Blora, Rembang, Kebumen, Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Purworejo.

”Di beberapa daerah PDIP berkoalisi dengan partai politik lain, semisal di Kabupaten Pekalongan dengan Golkar dan Hanura, di Kendal dengan PKB, di Kebumen dengan Hanuran, Rembang dengan Gerindra dan PKB,” ungkapnya.

Sementara itu, Bambang Kusriyanto yang gagal mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon Bupati Semarang mengungkapkan dapat menerima keputusan DPP PDIP.

DPP PDIP memberikan rekomendasi untuk Mundjirin sebagai calon Bupati Semarang dan Ngesti Nugraha yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang sebagai wakil bupati. ”Rekomendasi tidak harus kepada saya, terpenting ada kader PDIP yang menjadi calon kepala daerah yakni Ngesti Nugraha. Saya tidak masalah,” ujar dia.

Sebelumnya Bambang Kusriyanto yang juga Ketua DPRD Kabupaten Semarang  memiliki peluang paling besar mendapat rekomendasi dari DPP PDIP.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya