PILGUB JAWA TENGAH : HP Diduga Memobilisasi PNS dan Bagi-Bagi Uang
Hadi Prabowo, Sekda Provinsi Jawa Tengah yang juga calon gubernur dalam Pilgub Jawa Tengah. (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Hadi Prabowo, Sekda Provinsi Jawa Tengah yang juga calon gubernur dalam Pilgub Jawa Tengah. (JIBI/SOLOPOS/Antara)
SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng mengungkapkan bakal calon gubernur (cagub) Hadi Prabowo diduga memobilisasi pegawai negeri sipil (PNS) dan membagi-bagikan uang di Kebumen.

“Kami sudah mendapatkan laporan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kebupaten Kebumen tentang mobilisasi PNS dan bagi-bagi uang yang dilakukan tim Hadi Prabowo,” kata Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo, di Semarang, Minggu (31/3/2013). Tindakan itu, lanjut dia, dilakukan Hadi Prabowo (HP) pada Jumat (29/3/2013), saat melakukan pertemuan di beberapa tempat di Kebumen, seperti di Pondok Pesantren (Ponpes) Somolangu, Ponpes Al-Huda dan di Padepokan di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, Kebumen.

Pada pertemuan di padepokan dihadiri sekitar 150 orang terdiri dari kepala kelurahan, kepala desa, perangkat, Camat Karanganyar, Camat Karanggayam, dua orang staf ahli Bupati Kebumen dan beberapa tokoh partai politik. Di lokasi pertemuan, Panwaslu Kebumen menemukan ada dua mobil plat merah bernomor polisi AA 128 D dan AA 9504 ND.

“Dari hasil penelusuran Panwaslu, undangan pertemuan tersebut dikirim seorang pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kebumen melalui pesan pendek singkat (SMS). Peserta diminta hadir dalam acara silaturahmi,” bebernya. Setelah dari padepokan, ujar Teguh, bakal cagub HP yang diusung Gerindra, PKS, PPP, PKB, Hanura, dan PKNU ini menghadiri acara pengobatan gratis yang digelar Padepokan Manunggal Sejati di Rumah Makan (RM) Yunani Karanganyar, Kebumen.

Di sela acara pengobatan gratis yang dihadiri sekitar 300 orang, HP menggelar rapat tertutup dengan panitia yang dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen, Widiatmoko beserta anak buahnya, Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Kebumen dr Pujo, dan Kepala Puskesmas III Kebumen Tri Tungggal Eko Sapto.

HP kemudian melanjutkan kegiatan melakukan pertemuan dengan 300-an orang petani dan nelayan di Rumah Makan Argominang. “Dalam pertemuan itu, tim HP membagi-bagikan uang pecahan Rp100 ribu kepada setiap peserta yang hadir,” tandasnya. Terhadap pelanggaran itu, ujar Teguh, telah memerintahkan kepada Panwaslu Kabupaten Kebumen untuk mengusut tuntas tindakan tim Hadi Prabowo tersebut. “Pekan depan kami akan melakukan supervisor kepada Panwaslu Kebumen untuk memanggil pihak-pihak terkait, termasuk pihak pemberi uang,” ujarnya.

Ketua Tim Sukses HP, Agus Priyadi belum bisa dimintai konfirmasi tekait tudingan Bawaslu ini. Dirinya tidak menjawab panggilan telepon yang dilakukan Solopos.com.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho