Tutup Iklan

PILGUB JATENG : Rustriningsih Akui Peluangnya Maju Pilkada Tetap Ada

PILGUB JATENG : Rustriningsih Akui Peluangnya Maju Pilkada Tetap Ada

SOLOPOS.COM - Rustriningsih. (JIBI/Solopos/Dok.)

Pilgub yang lebih populer dengan nama Pilkada Jateng 2018 diakui mantan wakil gubernur Rustriningsih masih mungkin ia ikuti.

Solopos.com, SEMARANG — Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih tak mau banyak berkomentar tentang kans dirinya maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Kepada wartawan, Rustri justru memaparkan interaksinya dengan masyarakat setelah tidak lagi menjabat.

mengaku mendapatkan banyak pelajaran dalam soal pemerintahan setelah tidak lagi menjadi pejabat alias rakyat biasa. "Bagaimana melihat pemerintahan dari luar. Sebagai pembanding ketika saya menjabat dulu. Sekarang, saya lebih banyak mengasuh anak-anak yang memang masih kecil," katanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/10/2017).

Hal itu diungkapkannya seusai mengikuti Diskusi Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah 2017 yang diprakarsai Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dan Perkumpulan Akuntan Muda (PAM) Jateng.

Di sela-sela kesibukannya mengasuh anak, ibu tiga anak itu kini lebih banyak mengisi kegiatan-kegiatan berkonsep penguatan masyarakat sipil dan pemberdayaan umat, misalnya melalui kelompok majelis taklim. "Saya lakukan sedikit eksperimen di forum majelis taklim. Dari yang sebelumnya tidak mungkin, tidak mampu, kini sudah memiliki tabungan ratusan juta rupiah," kata mantan Bupati Kebumen dua periode itu.

Dalam forum-forum masyarakat itu, kata dia, ternyata banyak pelajaran yang didapatkan, yakni pendampingan dari pemerintah sangat dibutuhkan sebagai bagian keberpihakan, bukan sekadar melahirkan kebijakan. Diakui mantan politikus PDI Perjuangan itu, banyaknya pelajaran itu menjadi berarti dan sangat dirasakannya sebagai rakyat biasa yang pernah menduduki jabatan di pucuk pemerintahan.

"Sebagai rakyat biasa yang pernah menjabat, saya jadi sadar betapa banyak hal yang mesti disiapkan, bagaimana harus mulai belajar jujur, terutama terhadap diri sendiri," katanya.

Kendati sudah mendapatkan banyak pelajaran baru mengenai pemerintahan, Rustri enggan ketika dikaitkan untuk "bekal" persiapannya maju kembali pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. "Ya, meski pengalaman dan tantangan setiap tahun pasti selalu berkembang. Kuncinya, bagaimana belajar jujur, apa yang sudah dilakukan. Tidak malah banyak hebohnya," ungkapnya.

Setidaknya, kata dia, apa yang sudah didapatkannya selama ini ketika berada di luar pemerintahan bisa menjadi masukan dan belum mengarah kepada persiapan penyusunan visi misi maju pilgub. "Minat saja tidak cukup. Mesti harus ada kesempatan, peluang, di luar jalur independen. Ini di luar kemampuan saya. Saya serahkan Yang Di Atas," katanya, saat ditanya keinginan maju kembali.

Mengenai peta politik di Pilgub Jateng 2018, Rustri mengatakan partai politik di luar PDI Perjuangan harus berkoalisi untuk bisa mengusung calon yang saat ini sepertinya masih terus bergerak. "Biarkan tahapan ini berjalan. Soal peluang [maju lagi], bisa 99 persen, bisa satu persen. Yang jelas, peluang tetap ada, tetapi penilaian ada di mereka [parpol pengusung]," pungkasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.