PILGUB JATENG 2018 : Ini Jumlah Warga Solo Berhak Pilih Sesuai Hasil Coklit DP4

PILGUB JATENG 2018 : Ini Jumlah Warga Solo Berhak Pilih Sesuai Hasil Coklit DP4

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.)

KPU Solo telah selesai  merekapitulasi jumlah warga Solo yang memiliki hak pilih sesuai hasil coklit.

Solopos.com, SOLO -- Jumlah warga Solo yang berhak ikut memilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 sesuai hasil rekapitulasi pencocokan dan penelitian (coklit) daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) ada 402.990 orang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo telah selesai merekapitulasi hasil coklit yang dilakukan sejak akhir Januari lalu. Komisioner KPU Solo Divisi Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih Perencanaan dan Badan Penyelenggara, Kajad Pamuji Joko Waskito, mengungkapkan data yang dicoklit adalah DP4 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Solo sebanyak 416.152 orang.

Setelah disinkronkan oleh KPU pusat melalui Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, jumlah pemilih menjadi 413.726 orang. "Yang kami coklit adalah 413.726 tersebut," ujarnya kepada Solopos.com, Minggu (25/2/2018).

Hasilnya, terdapat 14.316 pemilih baru. Kemudian, hasil pengecekan lapangan ada 25.052 data yang tidak memenuhi syarat (TMS). "Jumlah pemilih yang memenuhi syarat [MS] totalnya ada 402.990 orang. Mereka berhak memberikan suara dalam Pilgub Jateng 2018," papar dia.

Baca:

Dalam salinan Rekapitulasi Laporan Coklit PPDP Pilgub Jateng 2018 yang diberikan kepada Solopos.com, data pemilih yang TMS karena beberapa hal seperti sudah meninggal dunia (10.283 orang), pemilih ganda (630 orang), pindah domisili (11.097 orang), pemilih tak dikenal (1.869 orang), pemilih bukan penduduk setempat (867 orang).

Sisanya dinilai TMS karena masih di bawah umur, anggota TNI/Polri, dan pemilih yang dicabut hak pilihnya. Ketua KPU Kota Solo, Agus Sulistyo, mengungkapkan gerakan coklit di Kota Solo digunakan untuk menentukan daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pemilu Gubernur Jawa Tengah (Jateng) 2018.

KPU Solo mengerahkan 1.016 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dibantu 153 panitia pemungutan suara (PPS), 25 panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan lima komisioner KPU.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).

Inilah Tanda-Tanda Ban Sepeda Motor Harus Diganti

Rider sepeda motor wajib mengetahui kondisi ban saat berkendara karena ban menjadi salah satu komponen inti yang memberikan jaminan keselamatan.