PILEG 2019: Partai Hanura, PKPI, dan Partai Berkarya di Sukoharjo Tak Memenuhi Syarat

PILEG 2019: Partai Hanura, PKPI, dan Partai Berkarya di Sukoharjo Tak Memenuhi Syarat

SOLOPOS.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, Kuswanto (tengah) dan Komisioner Divisi Sosialisasi dan Pemilih Pemula KPU Sukoharjo, Yulianto Sudrajat (kanan), menandatangani rekapitulasi hasil verifikasi Parpol saat rapat pleno di Hotel Best Western Premier, Solo Baru, Grogol, Kamis (8/2/2018). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS)

3 Parpol di Sukoharjo dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS).

Solopos.com, SUKOHARJO—Sebanyak tiga partai politik (Parpol) di Sukoharjo dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS) setelah proses verifikasi administrasi dan faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo. Ketiga parpol itu, yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Partai Berkarya.

KPU Sukoharjomenggelar rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi Parpol calon peserta pemilu pada 2019 di Hotel Best Western Premier, Solo Baru, Grogol, Kamis (8/2/2018).  Kegiatan itu dihadiri perwakilan pengurus Parpol, komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sukoharjo, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Sukoharjo, Gunawan Wibisono dan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Sukoharjo, Ari Haryanto. (baca: PEMILU 2019 : KPU Sukoharjo Hentikan Sementara Verifikasi 3 Parpol Baru, Ini Alasannya)

Rapat pleno rekapitulasi dimulai dengan pembacaan hasil verifikasi masing-masing parpol oleh Ketua KPU Sukoharjo, Kuswanto.

“Ada tiga Parpol di Sukoharjo yang tidak memenuhi syarat. Proses verifikasi Parpol dilakukan sejak Oktober 2017- Januari 2018 termasuk verifikasi faktual setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK),” kata Kuswanto kepada wartawan, Kamis.

Menurutnya, Partai Hanura dan Partai Berkarya tidak melakukan pendaftaran dan menyerahkan berbagai dokumen persyaratan calon peserta Pemilu. Sementara PKPI dinyatakan tak memenuhi syarat lantaran tidak melakukan perbaikan hasil verifikasi faktual hingga tenggat waktu yang ditentukan.

Terdapat empat parameter proses verifikasi parpol yakni kepengerusan sesuai data sistem informasi partai politik (Sipol), domisili kantor, dan keterwakilan perempuan minimal 30% serta keanggotaan.

“Proses verifikasi faktual dilakukan di setiap kantor Parpol dengan meneliti kartu tanda anggota dan Kartu Tanda Penduduk [KTP] pengurus parpol,” ujar Kuswanto.

Di sisi lain, Parpol yang memenuhi syarat telah memiliki keterwakilan perempuan minimal 30%. Rata-rata jumlah keterwakilan perempuan di masing-masing Parpol sekitar 33%.

Syarat keikutsertaan Parpol pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 adalah memiliki 100% kantor dan kepengurusannya di seluruh provinsi di Indonesia, memiliki 75% kantor dan kepengurusan di setiap kabupaten/kota di setiap provinsi.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, menyatakan KPU sebagai penyelenggara Pemilu telah melakukan verifikasi administrasi dan faktual terhadap parpol di Sukoharjo.

“Jumlah Parpol di kabupaten Jamu sebanyak 16 Parpol namun hanya 13 Parpol yang memenuhi syarat sebagai calon peserta Pemilu,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).