Pidato RM BTS Jadi Kontroversi, Warganet China Tuntut Permintaan Maaf
RM BTS saat live streaming di Vlive, Senin (12/10/2020). (Koreaboo.com)

Solopos.com, SOLO Boy group BTS (Bantang Boys) baru saja menerima penghargaan dari Van Fleet Award di mana RM yang menjadi leader memberikan pidato kemenangan yang berisi pesan yang menginspirasi. Namun, Minggu (11/10/2020), warganet China menganggap pidato RM BTS itu melecehkan China.

Isi dari pidato RM sendiri merujuk pada tahun 2020 yang menjadi peringatan ke-70 perang Korea, dan berisi tentang penghormatan bagi mereka yang telah mengorbankan hidup untuk membantu Korea Selatan memisahkan diri dari Korea Utara.

“Tahun 2020 sangat berarti bagi masyarakat Korea Selatan, karena tahun ini menandai peringatan ke-70 perang Korea. Kami akan selalu mengingat sejarah penderitaan yang dialami oleh kedua negara, dan pengorbanan banyak pria dan wanita. Setelah 70 tahun, dunia yang kita tinggali jauh lebih dekat dari sebelumnya, dan batas-batas serta banyak aspek menjadi lebih kabur dari sebelumnya,” ucap RM dalam pidatonya.

ARMY Tak Siap Lepas Member BTS untuk Wajib Militer

Namun, warganet China memiliki masalah dengan pernyataan RM BTS ini, karena China merupakan negara yang berada di pihak komunisme yang mendukung Korea Utara, bersama dengan Uni Soviet. Ratusan ribu nyawa orang China juga hilang dalam perang Korea.

Warganet China menganggap isi pidato RM BTS sangat tidak menghormati negara mereka. ARMY atau penggemar BTS yang berasal dari China menjadi sasaran kemarahan warganet di beberapa media sosial, seperti Weibo, Twitter, dan Instagram. Warganet China menuntut permintaan maaf dari agensi dan juga BTS.

Sikap Pemerintah China

Dikutip Solopos.com dari Koreaboo, Senin (12/11/2020), karena topik mengenai pidato RM BTS semakin panas dan situasi semakin memburuk, Wakil Direktur Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat China, Zhao Li Jian, mulai angkat bicara mengenai masalah tersebut.

Warganet Indonesia Duduki Instagram Rapper DPR Live

“Saya telah mempertimbangkan artikel dan laporan yang relevan, serta telah memperhatikan juga reaksi dari warganet China. Saya ingin mengatakan bahwa kita harus belajar dari sejarah, melihat ke masa depan, menghargai cinta dan perdamaian, meningkatkan persahabatan, dan ini harus menjadi tujuan kita bersama. Ini layak untuk kita bergandengan tangan dalam kerja keras,” tanggapan dari Zhao Li Jian.

Selain itu karena permasalahan ini, brand Samsung dan Fila yang bekerja sama dengan BTS  menghapus seluruh konten dan produk mereka yang terkait dengan BTS di seluruh wilayah China, baik dari situs resmi mereka maupun daru situs belanja online, serta menghapus semua konten yang ada di media sosial Weibo.

Namun sayangnya, hingga sekarang agensi Big Hit Entertainment yang menaungi BTS belum secara resmi memberikan tanggapan mengenai permasalahan ini.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom