Marcus Gideon/Kevin Sanjaya (Badmintonindonesia.org)

Solopos.com, NANNING — Tim Indonesia diprediksi bakal menjalani laga sulit ketika bertemu Jepang di semifinal Piala Sudirman 2019. Jepang yang berpredikat unggulan kedua turnamen punya kekuatan skuat merata dan cenderung lebih unggul dari Indonesia di hampir semua sektor. 

Negeri Matahari Terbit juga baru saja mendapatkan kepercayaan diri lebih setelah menang telak atas Malaysia dengan skor 3-0 di perempatfinal. Sejak menang susah payah atas Rusia di awal babak penyisihan (3-2), Kento Momota dkk. tampil menggila dengan mengalahkan tim kejutan, Thailand, dengan skor 4-1 untuk memastikan diri menjadi juara grup A. 

Adapun Indonesia menjuarai grup B setelah menang 4-1 atas Inggris serta kalah 2-3 dari Denmark. Di babak perempatfinal yang berlangsung di Nanning, Jumat (24/5/2019), Indonesia harus memeras keringat untuk menang tipis 3-2 atas Taiwan.

Jepang memang lawan yang pantas ditakuti mengingat perkembangan bulu tangkis mereka lima tahun terakhir. Mereka kini bahkan diperkuat ranking satu dunia di nomor tunggal putra lewat Kento Momota dan ganda putri lewat pasangan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. 

Praktis tim Merah Putih hanya sedikit unggul di sektor tunggal putra melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Namun ganda putra Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, juga beberapa kali mengalahkan pasangan Indonesia di sejumlah turnamen terakhir.

Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, mengakui Indonesia yang berada di unggulan ketiga di atas kertas adalah underdog ketika melawan Jepang. Namun Susy meminta para pemain tak kecil hati agar bisa mengeluarkan seluruh potensi yang dimiliki pada laga semifinal nanti. Apalagi sejarah pertemuan berpihak pada Indonesia dengan tak pernah kalah ketika berjumpa Jepang di Piala Sudirman. 

“Kita tidak usah lihat di atas kertas seperti apa, head to head seperti apa. Semua bisa terjadi di lapangan. Pokoknya main lepas,” ujar Susy seperti dilansir Badminton Indonesia, Jumat.

Indonesia mendapat kabar baik jelang pertandingan setelah ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses menjadi penentu kemenangan atas Taiwan pada perempatfinal. Itu menjadi kemenangan perdana ganda campuran Indonesia selama Piala Sudirman edisi kali ini. 

Hasil tersebut tentu bisa memberi suntikan moral tersendiri apabila mereka kembali diturunkan ketika melawan Jepang. Kemungkinan lawan mereka adalah Arisa Higashino/Yuta Watanabe.

Ramuan pasangan baru bisa muncul di ganda putri dengan menurunkan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriani Rahayu. Ini tak lepas dari rekor buruk Greysia Polii/Apriani Rahayu melawan ganda putri Jepang seperti Matsumoto/Nagahara (0-2), Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (2-6) dan Matsutomo/Takahashi (2-9). 

Namun Susy enggan berandai-andai terkait peluang formasi kejutan. “Ganda putri memang banyak kalah, tapi kan di pertandingan ini kita belum tahu. Penampilan Greysia /Apriani juga lagi naik, mereka nggak terkalahkan dari awal,” kata dia. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten