SOLOPOS.COM - Ilustrasi Piala Presiden yang terbuat dari kayu. (JIBI/Solopos/Antara/M. Agung Rajasa)

Piala Presiden 2017, PSSI memberikan ketegasan bermain sehat.

Harianjogja.com, SLEMAN — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menerapkan sanksi berat kepada para pemain yang nekat melayangkan pukulan kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan di Piala Presiden 2017.

Promosi Bukan Mission Impossible, Garuda!

Baca Juga : PIALA PRESIDEN : PSSI Beri Sanksi Berat Untuk Pemain Yang Pukul Wasit, Apa Saja?

Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden, Iwan Budianto menyatakan kesepakatan untuk nominal denda dan pemberian sanksi telah ditetapkan pada technical meeting yang digelar sehari menjelang kickoff Piala Presiden 2017, Jumat (3/2/2017).

Adapun kesepakatan yang dibuat dalam  pertemuan tersebut di antaranya adalah tim yang berhenti di tengah jalan atau mengundurkan diri  mendapatkan denda Rp500 juta, denda Rp5 juta untuk pemain yang terkena kartu merah, dan denda Rp3 juta untuk kartu kuning.

“Jika dapat kartu kuning kedua, kemudian dapat kartu merah, maka denda terbesar yang diambil, yakni Rp5 juta,” kata Iwan.

Pada kesempatan yang sama di Stadion Maguwoharjo, PSSI juga melakukan penandatanganan kesepakatan dengan auditor Price Waterhouse Coopers (PWC), salah satu auditor jaringan internasional  berkantor pusat di New York City, Amerika Serikat. Auditor tersebut merupakan auditor empat besar di dunia, selain Deloitte, Ernst & Young, dan KPMG. Diharapkan dengan adanya audit dari PWC maka transparansi penyelenggaraan Piala Presiden 2017 akan lebih akuntabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya