Tutup Iklan

PIALA PRESIDEN 2018 : Marco Simic Unjuk Ketajaman di Stadion Manahan

PIALA PRESIDEN 2018 : Marco Simic Unjuk Ketajaman di Stadion Manahan

SOLOPOS.COM - Striker Persija, Marko Simic (kiri), melakukan selebrasi seusai berhasil mencetak gol ke gawang PSMS dalam babak semifinal leg ke-1 Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (10/2). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)

Piala Presiden 2018 menyajikan kemenangan Persija atas PSMS.

Solopos.com, SOLO – Persija Jakarta menginjakkan satu kaki ke babak final Piala Presiden 2018 usai mengalahkan PSMS Medan di leg pertama babak semifinal di Stadion Manahan Solo, Sabtu (10/2/2018).

Laga itu menjadi panggung bagi striker anyar Persija Jakarta, Marko Simic. Pemain asal Kroasia itu lagi-lagi membuktikan kapasitasnya sebagai striker haus gol. Pemain berusia 29 tahun itu mampu mencetak hattrick yang membawa Persija Jakarta menang telak dengan skor 4-1 atas tim Ayam Kinantan, julukan PSMS Medan.

Simic mencetak gol pada menit ke-5, ke-11, dann ke-72. Satu gol Macan Kemayoran lainnya diciptakan melalui Jeimerson Da Silva di menit ke-14. Sedangkan satu gol balasan PSMS Medan dicatatkan atas nama Wilfried Yessoh di menit ke-45.

Kemenangan telak Persija itu membuat jalan menuju babak final semakin lapang. Sebaliknya, kekalahan itu membuat kubu PSMS Medan yang bertindak sebagai tuan rumah harus bekerja ekstra keras saat menghadapi Persija di leg kedua di Stadion Manahan, Senin (12/2/2018).

"Ini kekalahan yang sangat telak. Seharusnya tidak boleh terjadi. Kami kemasukan tiga gol di 15 menit babak pertama. Itu salah satu penyebab kekalahan kami," kata Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurjaman, dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Djadjang mengakui pemainnya kesulitan untuk mengawal pergerakan Marko Simic. Dia mengaku sudah mengingatkan pemainnya untuk mewaspadai dan memberi perhatian khusus kepada Simic. Akan tetapi, kata Djadjang, Simic memang striker yang punya insting mencetak gol yang bagus. "Simic membuktikan tidak salah Persija merekrutnya," kata pelatih yang akrab disapa Djanur ini.

Secara umum, Djanur memuji penampilan Persija Jakarta. Menurutnya, hasil pertandingan itu membuktikan jika PSMS kalah pengalaman dengan Persija Jakarta. "Mental pemain kami memang kurang matang. Ini yang membedakan dengan Persija. Ini yang perlu dibenahi di leg kedua," jelas Djanur.

Sementara itu, Pelatih Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco, bersyukur timnya bisa meraih kemenangan telak atas PSMS Medan. Konsentrasi penuh sepanjang pertandingan menjadi kunci kemenangan Persija. Meski begitu, dia mengingatkan kepada anak asuhnya untuk tidak jemawa.

Masih ada leg kedua yang bisa dimanfaatkan PSMS Medan untuk bangkit dari kekalahan. "Pertandingan belum selesai. Masih ada satu pertandingan lagi. Kita berharap para pemain tetap konsentrasi di leg kedua," ujar Teco.

Teco juga memuji penampilan Marko Simic yang memiliki andil besar atas kemenangan Persija. "Simic selalu bekerja keras selama latihan. Di setiap pertandingan dia selalu bekerja. Dia sudah bekerja sesuai instruksi pelatih," kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pengasuh Ponpes Dilaporkan ke Polisi karena Sodomi Belasan Santri

Tersangka MS merayu para santri dengan menggunakan tablet namun dengan syarat bersedia menjadi pelampiasan nafsu bejatnya.

Piala Wali Kota Solo Siap-Siap Kehilangan Bhayangkara FC

Arema FC dan Dewa United memastikan tetap ikut serta di Piala Wali Kota meski pelaksanaan diundur

Tambah 2 Lokasi, Klaster Covid-19 Kudus Di Klaten Meluas Jadi 5 Kecamatan

Jumlah klaster Covid-19 di Klaten yang bermula dari perjalanan ke Kudus tambah dua lokasi lagi sehingga menjadi lima lokasi di lima kecamatan

Ketika Erick Thohir, Mahfud, JK Ajak Jihad Ekonomi Di Tengah Pandemi

Erick Thohir menyampaikan bahwa organisasi Islam perlu terus mengembangkan jihad di sektor ekonomi untuk kemajuan Bangsa Indonesia.

Markis Kido Tak Dimakamkan di TMP Kalibata, Ini Penjelasan Menpora

Siapa saja yang bisa dimakamkan di TMP Kalibata antara lain mereka yang mendapatkan penghargaan dari pemerintah (Presiden RI) berupa Bintang Republik Indonesia, Bintang Maha Putra, Bintang Sakti, Bintang Gerilya, dan anggota TNI/Polri yang gugur dalam pertempuran.

Sulit Tangkap Sinyal TV Secara Normal, Segini Biaya Warga Wonogiri Pasang Parabola

Mayoritas warga Wonogiri kesulitan menangkap sinyal tv secara normal. Mereka pun memilih untuk memasang parabola untuk bisa menikmati saluran tv.

Kisah ABG 16 Tahun Menuntaskan Dendam Terhadap Preman

Kisah ABG 16 tahun dan preman sadis di Semarang ini bisa jadi pengingat bagaimana warga yang trauma kelakuan preman bisa berbalik menyerang si preman hingga tewas.

Garuda di Dadaku

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat, 11 Juni 2021. Esai ini karya Arif Budisusilo, wartawan senior Bisnis Indonesia (Grup Jaringan Informasi Bisnis Indonesia atau JIBI).

SE Wali Kota Solo 15-28 Juni: Pelaku Perjalanan Nginap Wajib Bawa Hasil Tes Negatif Covid-19

SE Wali Kota Solo 15-28 Juni 2021 salah satunya mengatur syarat pelaku perjalanan menginap di Solo wajib membawa hasil tes negatif Covid-19.

Varian Delta Plus Lebih Berbahaya, Berikut Ini Faktanya

Public Health England menjelaskan varian Delta plus telah teridentifikasi pada enam genom dari India hingga 7 Juni.

Ganasnya Klaster Pernikahan Madiun, Ratusan Orang Isolasi Mandiri

Munculnya klaster pernikahan menyebabkan ratusan orang isolasi mandiri, Pemerintah Kabupaten Madiun pun mendirikan pos logistik untuk mereka.

Perangkat Desa Positif Covid-19, Kantor Desa Methuk Mojosongo Boyolali Tutup 3 Hari

Balai Desa Methuk, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, ditutup selama tiga hari menyusul adanya satu perangkat desa yang positif Covid-19.