PIALA PRESIDEN 2018: Kehabisan Tiket, Bonek Pilih Nonton dari Sela Pintu Stadion Manahan

PIALA PRESIDEN 2018: Kehabisan Tiket, Bonek Pilih Nonton dari Sela Pintu Stadion Manahan

SOLOPOS.COM - Suporter Persebaya Surabaya terpaksa menonton dari sela-sela pintu ke lapangan Stadion Manahan lantaran kehabisan tiket perempat final Piala Presiden 2018, Sabtu (3/2/2018). (Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos)

Ribuan suporter kehabisan tiket.

Solopos.com, SOLO—Ribuan suporter terpaksa menonton dari celah-celah pintu menuju lapangan di Stadion Manahan lantaran tak bisa masuk saat pertandingan partai pertama perempat final  Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya kontra PSMS Medan, Sabtu (3/2/2018) sore WIB.

Pantauan Solopos.com di lapangan, ribuan suporter Persebaya itu harus menyaksikan tim kesayangan mereka tampil dari sela-sela pintu menuju lapangan di sisi selatan, utara, dan barat. Membeludaknya Bonek yang datang ke Solo membuat Stadion Manahan yang memiliki daya tampung 25.000 penonton penuh. Bahkan, di antara mereka yang tak bisa masuk stadion sudah mengantongi tiket resmi.

"Saya kehabisan tiket mau nonton enggak bisa. Saya dari Madiun sama teman-teman. Sampai sini tadi jam 15.30 WIB, tapi tiket sudah habis," tutur salah seorang suporter Persebaya, Ipang, kepada Solopos.com. (baca: PIALA PRESIDEN 2018 : Suporter Modal Duit Cuma Rp50.000 Yang Penting Sampai Solo, Makan Belakangan)

Di sisi lain, sejumlah suporter sempat memprotes keamanan lantaran tak diperbolehkan masuk stadion. Padahal mereka mengklaim sudah memiliki tiket masuk.

"Saya malah enggak boleh masuk. Padahal sudah dapat tiket di belakang gawang sejak tadi siang. Saya malah diusir," tutur suporter asal Surabaya, Herdy.

Sejumlah suporter Persebaya Surabaya yang tak bisa masuk ke Stadion Manahan saat perempat final Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya kontra PSMS Medan, Sabtu (3/2/2018) sore. (Chrisna Chanis Cara/JIBI/SOLOPOS)
Sejumlah suporter Persebaya Surabaya yang tak bisa masuk ke Stadion Manahan saat perempat final Piala Presiden 2018 antara Persebaya Surabaya kontra PSMS Medan, Sabtu (3/2/2018) sore. (Chrisna Chanis Cara/JIBI/SOLOPOS)

Sebelumnya, Panitia pelaksana (panpel) mencetak 23.000 tiket gelang barcode di setiap laga pada babak delapan besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Sabtu-Minggu (3-4/2/2018). Sistem barcode sengaja digunakan supaya tiket gelang itu tidak bisa dipalsukan.

“Tiket terbagi kelas ekonomi dan VIP. Kami mencetak 20.000 lembar tiket ekonomi dengan harga Rp30.000/tiket. Lokasinya di tribune timur, barat dan timur. Sementara tiket VIP dicetak 3.000 lembar dengan harga Rp75.000/tiket. Untuk VVIP tidak dijual karena menjadi tempat duduk khusus tamu undangan,” jelas Ketua Panpel Babak Delapan Besar Piala Presiden 2018, Heri Isranto, dalam jumpa pers yang digelar di Balai Persis, Kamis (1/2/2018).

Pria yang lebih akrab disapa Gogor menjelaskan tiket gelang itu bisa didapat di tiket box yang ada di sekitar Stadion Manahan pada hari H. Tiket pertandingan juga bisa diperoleh melalui masing-masing koordinator suporter yang sudah memesan tiket kepada panpel.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.