PIALA POLDA JATENG : Lawan PSCS, Persis Menang atau Kehilangan Peluang
Para pemain Persis melakukan selebrasi saat bertanding lawan PSCS beberapa waktu lalu. (JIBI/Solopos/dok)

Piala Polda Jateng akan mempertemukan Persis vs PSCS dalam laga semifinal. Kesempatan bagi tuan rumah menang atau kehilangan peluang.

Solopos.com, SOLO -- Persis Solo mengincar kemenangan besar atas PSCS Cilacap dalam laga leg pertama Piala Polda Jawa Tengah (Jateng) 2015 di Stadion Manahan, Solo, Rabu (24/6/2015) malam.

Kemenangan dengan selisih gol besar bakal meringankan langkah Laskar Sambernyawa, julukan Persis, untuk menuntaskan perburuan tiket final. Namun, peluang memijakkan kaki di final juga bisa melayang jika Ferry Anto dkk. gagal mengamankan poin penuh.

Selama mengarungi Piala Polda Jateng, Persis tidak terkalahkan dalam laga kandang. Pasukan Aris Budi Sulistyo juga berhasil membuktikan keganasan saat menghajar PSIR Rembang dengan skor 1-7 dalam laga grup di Manahan, 31 Juni lalu.

Namun, PSCS tentu tidak mudah dilibas seperti saat Persis menjamu PSIR. Laskar Sambernyawa bahkan memiliki catatan buruk dalam rekor pertemuan dengan skuat berjuluk Laskar Nusakambangan itu tahun ini. Mereka dipaksa tunduk 0-1 dalam laga persahabatan di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap, April lalu.

Menyadari ancaman PSCS, Aris mengaku tidak ingin membebani anak-anak didiknya untuk mencetak lebih banyak gol. “Yang terpenting menang dulu. Saya tidak ingin membebani anak-anak dengan target kemenangan besar, meski saya juga menginginkan banyak gol besok [hari ini],” ujar pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, saat dijumpai wartawan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (23/6/2015) sore.

Aris memprediksi Laskar Nusakambangan bakal menerapkan skema permainan bertahan di Manahan. Oleh sebab itu, Persis akan bermain lebih terbuka untuk membongkar pertahanan tim tamu. Saddam Husain akan dipasang sebagai striker tunggal ditopang empat gelandang serang Nanang Asripin, Bayu Nugroho, Dedi Cahyono, dan Abdi Gusti.

Meski bermain terbuka, Aris juga berharap anak-anak didiknya mampu membangun benteng pertahanan yang kuat. Sebab, PSCS berpotensi mengancam pertahanan Laskar Sambernyawa melalui serangan balik yang dimotori duo striker, Budi Sudarsono dan Taryono.

“Kami akan memakai dua skema, jadi bisa lebih fleksibel. Saat menyerang pakai 4-1-4-1, sedangkan saat bertahan pakai 4-2-3-1. Khusus Budi Sudarsono, saya menyiapkan dua bek, Sabani dan Rico Fernanda, untuk menjaga pergerakan dia,” tutur Aris.

Persis kehilangan dua pemain andalan, yakni gelandang Andrid Wibowo dan bek tengah Susanto, yang jatuh sakit sejak Senin (22/6/2015). Andrid telah kembali berlatih Jumat sore. Namun, Aris tidak berani berspekulasi untuk memasangnya sebagai starter player melawan PSCS.

“Santo sudah pasti tidak main karena masih sakit. Kalau Andrid sudah latihan tapi masih lemas dan pucat. Saya enggak berani memaksa dia [Andrid] bermain besok, kalau pun bisa tampil paling sebagai cadangan,” sambung dia. (Tri Indriawati/JIBI/Solopos)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom