PIALA POLDA JATENG 2015 : Persis Enggan Mainkan Sepak Bola Negatif di Leg Kedua
Para pemain Persis melakukan selebrasi saat bertanding lawan PSCS beberapa waktu lalu. (JIBI/Solopos/dok)

Piala Polda Jateng 2015 akan memasuki semifinal yang akan digelar di Stadion Wijayakusuma, Cilacap.

Solopos.com, SOLO – Persis Solo enggan memainkan sepak bola negatif saat menyambangi markas PSCS Cilacap pada laga leg kedua semifinal Piala Polda Jateng di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu (28/6/2015) malam nanti.

Meski pun dalam laga ini, Laskar Sambernyawa, julukan Persis, hanya tinggal membutuhkan hasil seri atau kalah tak lebih dari 2-0 untuk memuluskan langkahnya ke final.
Saat ini Persis bisa dikatakan telah menjejakkan satu kakinya ke partai final Piala Polda Jateng 2015. Keunggulan ini diperoleh Persis setelah pada semifinal leg pertama yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Rabu (24/6/2015) malam, sukses membungkam PSCS 2-0.

Keunggulan ini pun membuat Persis tinggal membutuhkan hasil seri pada laga leg kedua agar agregat keunggulannya tetap terjaga. Atau pun jika kalah, Persis tidak boleh kebobolan lebih dari selisih dua gol agar peluang ke partai final tetap terjaga.

Meski demikian, Persis tak lantas akan menerapkan startegi bertahan guna meraih hasil seri. Skuat berjuluk Laskar Sambernyawa ini tetap akan menerapkan strategi yang sama seperti pada laga-laga sebelumnya.

“Kami tak ingin berspekulasi dengan memainkan sepak bola negatif. Kalau main bertahan, saya khawatir pertahanan kami justru terus dibombardir mereka dan bisa kalah dengan skor telak. Sebisa mungkin kami tetap akan tampil menyerang dan menguasai lini tengah agar bisa mengunci permainan,” ujar Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, saat dihubungi solopos.com, Kamis (25/6/2015).

Aris menambahkan selain akan menguasai lini tengah, timnya juga akan berusaha meraih ball possessions. Strategi itu pun akan diwujudkan dengan menggunakan skema 5-3-2.
Menatap laga kontra PSCS, Aris juga berencana melakukan perubahan dalam susunan skuat utama. Para pemain yang tampil konsisten di laga tandang akan mendapat porsi bermain lebih banyak.

“Konsentrasi dan mental sangat berpengaruh di laga tandang nanti. Apalagi selama ini konsentrasi anak-anak sering kali lemah kala bertandang. Karena itu saya butuh pemain yang benar-benar sudah berpengalaman dan memiliki mental bermain tandang,” tutur Aris.

Menghadapi PSCS nanti, Persis kemungkinan akan tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain yang sempat diragukan karena kondisi kurang bugar pascalaga leg pertama, seperti Andrid Wibowo, Susanto dan goal getter Saddam Husain, kemunginan sudah pulih dan bisa diturunkan secara penuh.

“Ketiganya, Andrid, Santo dan Saddam, kemarin memang sempat mengalami kelelahan dan kurang fit. Tapi saya yakin dengan recovery selama tiga hari ini, kondisi mereka akan membaik saat laga nanti,” ujar asisten pelatih fisik Persis, Pipit F. Yulianto.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom