Liverpool (Reuters-Clodagh Kilcoyne)

Solopos.com, WOLVERHAMPTON - Sejak mendarat di Anfield pada 8 Oktober 2015, Jurgen Klopp belum pernah sekali pun menyuguhkan trofi bagi Liverpool. Klopp memang berhasil membuat permainan Liverpool kembali bergairah selama kurang lebih tiga setengah tahun terakhir ini.

Hanya, pelatih asal Jerman tersebut bakal dengan mudah dilupakan jika sampai tidak menghasilkan titel bagi tim berjuluk The Reds. Nirgelar bersama Liverpool inilah yang pernah dijadikan "senjata" Jose Mourinho untuk mengkritik Klopp sebelum sang manajer dipecat Manchester United, medio Desember 2018 lalu.

Maka alangkah baiknya bagi Klopp jika dia segera mempersembahkan gelar bagi Liverpool. Musim ini, The Reds masih menyisakan tiga peluang juara, masing-masing di Liga Premier, Liga Champions, dan Piala FA. Hanya di Carabao Cup (Piala Liga), peluang Klopp menambahkan gelar untuk Liverpool sudah tertutup, setelah Mohamed Salah cs. disingkirkan Chelsea 1-2 pada babak ketiga, September 2018 silam.

Di Liga Inggris, Liverpool masih memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas Manchester City. Sementara di Liga Champions, tim asal Merseyside tersebut bakal berjumpa Bayern Munchen pada babak 16 besar. Bagaimana dengan Piala FA musim ini? The Reds akan memulai kampanye mereka di turnamen sepak bola tertua di dunia tersebut dengan bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Selasa (8/1/2019) pukul 02.45 WIB.

Hanya, Klopp menilai Piala FA tak akan cukup membungkam kritik. "Ketika orang-orang membicarakanku tentang trofi, dalam pikiran kami harus bisa mendapatkan sesuatu meski kecil. Jika kami menjuarai Piala FA, orang-orang akan mengatakan kami gagal menjuarai Liga Premier selama 125 tahun. Begitulah," jelas Klopp, seperti dilansir Liverpoolecho.co.uk, Minggu (6/1/2019).

Apakah berarti Klopp dan Liverpool akan melepaskan begitu saja peluang di Piala FA? Tentu tidak. Klopp menganggap Piala FA sebagai salah satu kompetisi penting yang harus dimenangi. Namun untuk bermain di tiga kompetisi sekaligus bukanlah perkara mudah. Wajar apabila Klopp bakal melakukan rotasi pemain saat timnya melawan Wolves.

Sederet pemain inti, seperti Mohamed Salah dan Roberto Firmino kemungkinan bakal diistirahatkan. Pemain yang jarang mendapat kesempatan mencicipi starter berpeluang dimainkan sejak menit awal, di antaranya Naby Keita, Fabinho, Xherdan Shaqiri, Adam Lallana, Daniel Sturridge, hingga kiper Simon Mignolet.

"Ini yang Anda perlukan, jika Anda bisa, Anda harus melakukan perubahan. Saya pikir Wolves tidak akan melakukan banyak rotasi pemain," jelas Klopp.

Ini menjadi pertemuan kedua Liverpool dengan Wolves hanya dalam kurun waktu sekitar dua pekan. Pada 22 Desember lalu, Liverpool mengganyang Wolves dengan dua gol tanpa balas pada Liga Premier. Namun ingat, Wolves kerap menjadi duri bagi Liverpool di Piala FA. Wolves menang empat kali dalam enam perjumpaan terbaru kontra The Reds. Paling gres, Wolves menyingkirkan pasukan Klopp 1-2 dari babak keempat Piala FA pada 2007 silam. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten