Giroud, striker Prancis, merayakan gol ke gawang Islandia, Sabtu (12/10/2019). (Reuters)

Solopos.com, BUKAREST — Barangkali tidak ada skenario grup yang lebih mengerikan ketimbang Grup F di Piala Eropa 2020. Grup tersebut memaksa tiga raksasa Eropa sekaligus pemenang di turnamen besar tiga edisi terakhir yakni Jerman, Prancis dan Portugal harus saling sikut sejak babak penyisihan turnamen.

Salah satu juara dipastikan akan menjadi pecundang ketika tersisih di babak awal. Munculnya grup neraka itu diketahui setelah drawing Piala Eropa 2020 di Bukarest, Rumania, Minggu (1/12/2019) dini hari WIB.

Seperti diketahui, Portugal adalah juara bertahan yang tampil sensasional di Piala Eropa 2016. Mereka masih memiliki bintang macam Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva dan rising star Joao Felix yang siap memberi kejutan selanjutnya tahun depan. Adapun Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dengan kolektivitas permainan plus pemain berkualitas seperti Kylian Mbappe dan Paul Pogba.

Jangan lupakan Jerman. Meski belakangan performa mereka sedikit menurun, kampiun Piala Dunia 2014 ini adalah tim spesialis turnamen. Buktinya, Tim Panser menjadi peraih gelar Piala Eropa terbanyak bersama Spanyol (tiga gelar). Sisa satu slot di grup neraka tersebut bakal diperebutkan Rumania, Islandia, Hungaria dan Bulgaria.

Pelatih Jerman, Joachim Loew, mengakui timnya berada di grup berat. Namun dia menilai hal itu justru menjadi tantangan menarik bagi skuat muda Die Nationalmannschaft. “Untuk tim muda kami, ini menjadi tantangan besar sekaligus motivasi besar,” ujar Loew seperti dilansir AS, Minggu.

Loew saat ini memang banyak mengandalkan pemain muda sebagai pilar utama. Tercatat hanya Manuel Neuer dan Toni Kroos sebagai jebolan Piala Dunia 2014 yang masih dipertahankan sebagai starter. Meski harus melawan tim berat, Jerman bakal diuntungkan dengan status tuan rumah yang mereka sandang Grup F.

Mereka akan melakoni tiga laga di hadapan publik sendiri di Allianz Arena. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, tampak tak terlalu senang dengan hasil drawing Euro 2020. “Ini grup yang paling berat, tetapi kami harus menerimanya, itulah yang terjadi. Ini mewajibkan Perancis segera bersiap,” ujar Deschamps dilansir Reuters.

Piala Eropa 2020 akan dihelat di 12 kota berbeda di Eropa mulai 12 Juni hingga 12 Juli tahun depan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten