Striker Argentina Lionel Messi (10) menguasai bola dibayangi pemain Meksiko Hector Moreno (15) dan Raul Jimenez (9) pada laga persahabatan di AT&T Stadium. JIBI/Reuters/Matthew Emmons-USA TODAY Sports
Lionel Messi jalani hidup sehat demi fisik prima. Solopos.com, MANCHESTER—Saat ini, sepak bola dunia sedang memasuki jeda internasional. Namun, kompleks latihan di Manchester City, di Manchester, tetap riuh, Selasa (20/3/2018) pagi waktu setempat. Itu karena Timnas Argentina memilih markas latihan City sebagai  basecamp sementara mereka sebelum melakoni uji coba melawan Italia, Sabtu (24/3/2018) WIB, dan Spanyol, Rabu (28/3/2018) WIB. Maklum, sebagian penggawa Argentina merumput bersama klub-klub Eropa. Untuk menghemat tenaga, La Albiceleste memilih Stadion Etihad, markas City, untuk menjamu Italia, Sabtu WIB nanti.  Sederet pemain Argentina pun langsung menggenjot latihan di bawah pengawasan entrenador Jorge Sampaoli. (baca juga: Lionel Messi, Si Raja Gol & Assist Liga Spanyol) Namun, megabintang mereka, Lionel Messi, belum tampak pada latihan Selasa pagi. Pemain Barcelona itu dilaporkan sedang dalam perjalanan untuk bergabung dengan rekan-rekannya di markas The Citizens. Kebersamaan Messi dengan Argentina bisa jadi telah memasuki masa-masa terakhir. Pemain berjuluk La Pulga itu kembali mempertimbangkan untuk pensiun dari Argentina apabila gagal meraih gelar di Piala Dunia 2018, yang digelar di Rusia, musim panas nanti. Messi pernah menyatakan mundur dari Timnas Argentina setelah kekalahan Argentina dari Chile di final Coppa America  2016 lalu. Pernyataan Messi kala itu sebagai akumulasi kegalauannya yang belum pernah mempersembahkan trofi di turnamen major untuk tim senior La Albiceleste. Messi sebenarnya nyaris mempersembahkan gelar Piala Dunia pada 2014 silam. Argentina dibawanya lolos ke partai pamungkas. Sayang, mereka keok dari Jerman di laga final di Brasil tersebut. “Kami merasakan itu, jika kami tidak menjuarai Piala Dunia di Rusia, satu-satunya cara yakni menyerah dari tim nasional. Saya bermimpi menjuarai gelar di Rusia. Harapanku sama seperti di Brasil, 2014 lalu. Anda bisa saja melakukan segalanya, lalu gagal, seperti Agentina di Brasil,” jelas Messi, seperti dilansir foxsports.com, Selasa (20/3/2018). Messi tentu tak mau terkena kutukan yang menimpa legenda Barcelona dan Belanda, Johan Cruyff. Meski memiliki karier cemerlang di level klub dan individu, Cruyff belum pernah mengangkat gelar Piala Dunia sepanjang kariernya. Messi akan mencoba sekali lagi dengan sekuat tenaga meraih trofi yang diidamkan seluruh pesepak bola di dunia tersebut di Rusia nanti. Usia Messi sudah tak semuda ketika dirinya membela Argentina di Piala Dunia 2014.  Pemain berusia 30 tahun tersebut semakin memperhatikan kondisi fisiknya dengan mengatur pola makan dan diet. Bapak dari tiga putra, Thiago, 5; Mateo, 2, dan Ciro (1 bulan), tersebut mengaku perubahan diet yang dijalaninya membuatnya tak lagi mengalami muntah saat pertandingan. “Saya tidak tahu apa yang saya makan, namun saya makan dengan buruk beberapa tahun lalu. Di usia 22, 23,...coklat, alfajores [biskuit], dan minuman dingin. Sekarang saya makan dengan baik, ikan, daging, sayur, salad. Segalanya teratur dan dijadwal dengan baik. Terkadang minum anggur sedikit, tapi tak masalah,” ungkap suami Antonella Roccuzzo itu.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten