Peugeot e-Expert Hydrogen Kendaraan Van Serba Listrik

Peugeot menguji coba kendaraan listrik jenis van angkut berbahan bakar Hydrogen e-Expert, yang dilengkapi teknologi elektrifikasi

 Mobil van Peugeot e-Expert Hydrogen. (Antara/Peugeot)

SOLOPOS.COM - Mobil van Peugeot e-Expert Hydrogen. (Antara/Peugeot)

Solopos.com, JAKARTA — Peugeot menguji coba kendaraan listrik jenis van angkut berbahan bakar Hydrogen e-Expert, yang dilengkapi teknologi elektrifikasi dengan jangkauan lebih dari 400 km.

Mobil Peugeot e-Expert Hydrogen baru saja diuji untuk pertama kalinya oleh wartawan Eropa yang dilakukan di Rüsselsheim, Jerman, di mana jalur produksinya berada, kata Stellantis dalam pernyataan pers baru-baru ini.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Dikutip dari Antara, hidrogen menjadi pilar utama transisi energi. Sejumlah besar proyek internasional telah diumumkan, khususnya di Eropa.

Ekosistemnya berkembang berkat banyak investasi. Investasi dari Aliansi Hidrogen Bersih Eropa diperkirakan sekitar 60 miliar euro.

Jaringan distribusi hidrogen telah didorong dan terus berkembang di Eropa, dan merek Peugeot bekerja secara langsung dengan pemasok energi untuk menyediakan penawaran paket.

Baca juga: Wow! Lamborghini Gelontorkan 1,8 Miliar Euro Untuk Mobil Hybrid

Dibangun berdasarkan platform multi-energi EMP2 (Efficient Modular Platform), Peugeot e-Expert Hydrogen adalah kendaraan serba listrik.

Di mana menggabungkan dua sumber energi listrik terpasang, berkat “hidrogen mid-power plug-in” inovatif dari Stellantis.

Sistem ini menggabungkan baterai yang dapat diisi ulang dari listrik dengan sel bahan bakar yang ditenagai oleh hidrogen yang terkandung dalam tabung di bawah lantai kendaraan.
Kendaraan listrik Peugeot e-Expert Hydrogen memanfaatkan semua keunggulan hidrogen, teknologi baterai, dan traksi listrik.

Baca juga: Musim Kemarau Datang, Lakukan Ini Pada Mobil Anda

Peugeot bekerja sama dengan Symbio untuk memasok sel bahan bakar hidrogennya, yang diproduksi di pabrik Vénissieux di pinggiran kota Lyon.

Teknologi ini dijamin memiliki emisi CO2 nol berkat reaksi yang menghasilkan arus listrik sambil hanya melepaskan air.

Sel bahan bakar Hidrogen Peugeot e-Expert disuplai oleh tangki yang terdiri dari 3 tabung dengan kapasitas 4,4 kg hidrogen di bawah tekanan 700bar. Tangki terletak di bawah lantai belakang dan tidak mengganggu ruang muat kendaraan.

Baca juga: Tips Memilih Jaket Perlengkapan Safety Riding

Sel bahan bakar dikombinasikan dengan baterai lithium-ion yang dapat diisi ulang dengan kapasitas 10,5 kWh dan output daya 90 kW. Itu terletak di bawah kursi dan juga memasok mesin listrik selama beberapa fase mengemudi.

Pengisi daya 11 kW tiga fase terpasang, yang terletak di kompartemen mesin, digunakan untuk menyalakannya. Kedua sumber energi ini bekerja sama untuk menggerakkan mesin listrik magnet permanen dengan daya 100 kW dan torsi 260 Nm.

Mobil ini mampu mengisi ulang hidrogen dalam waktu hanya 3 menit untuk perjalanan selama lebih dari 400 km.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Deolipa Dipecat Jadi Pengacara Bharada E, Apa Alasannya?

      Apa alasan Deolipa Yumara dipecat dari pengacara Bharada Richard Eliezer alias Bharada E?

      4 Fakta Menarik Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E yang Dipecat

      Pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, yakni Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin dipecat mulai Rabu (10/8/2022).

      Dipecat Jadi Pengacara Bharada E, Ini Kata Deolipa Yumara

      Dipecat menjadi pengacara Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, ini penjelasan dari Deolipa Yumara.

      10 Berita Terpopuler: Pembunuhan Ibu-Anak di Subang & Kriminal Terkini

      Ulasan tentang perkembangan kasus pembunuhan ibu anak di Subang Jawa Barat dan kasus kriminal lain di sejumlah wilayah Indonesia menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (12/8/2022).

      Pengacara Bharada E Deolipa Yumara Dipecat, Ini Isi Suratnya

      Deolipa Yumara menjadi pengacara Bharada E mulai Sabtu (6/8/2022) dan dipecat setelah empat hari, tepatnya Rabu (10/8/2022).

      Terkini! Bharada E Pecat Pengacaranya Deolipa Yumara

      Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada RE atau Bharada E mencabut kuasa pengacaranya, yakni Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin mulai Rabu (10/8/2022).

      Solopos Hari Ini: Josua Pegang Kartu Sambo

      Motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Josua (J) yang diotaki Irjen Pol. Ferdy Sambo kian terungkap.

      Tren Mobil Listrik, Teknologi Baterai Jadi Tantangan bagi Periset

      Komponen baterai menjadi kendala utama dalam pengembangan industri kendaraan bermotor listrik. Ini jadi tantangan bagi periset.

      Sejarah Hari Ini: 12 Agustus 1990, Temuan Fosil Tyrannosaurus Rex

      Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 12 Agustus.

      Laporkan Pesulap Merah, Gus Samsudin Diperiksa Polda Jatim Jumat

      Polda Jawa Timur dijadwalkan memeriksa Gus Samsudin terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Pesulap Merah pada Jumat (12/8/2022).

      Dipecat karena Selingkuh dengan Atasan, Polwan Kalah di PTUN

      PTUN Tinggi Makasar menolak gugatan mantan polwan Polda Maluku Utara, Raniandini Yasa, terhadap Kapolda Malut Irjen Pol Risyapudin Nursin karena tidak terima dipecat.

      Kasus Pelecehan di Unri, MA Putuskan Dekan Tak Bersalah

      MA menilai Syafri Harto tidak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual dilakukannya kepada mahasiswi Unri.

      Pembunuh Guru TK di Mataram Diduga Pacar Korban

      Pembunuh guru taman kanak-kanak (TK) berinisial H di rumahnya, Gunungsari, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat beberapa hari lalu diduga kuat pacarnya.

      Setahun, Pembunuhan Ibu Anak di Subang Mulai Temukan Titik Terang

      Seorang yang diamankan itu berinisial S, yang diduga berada di lokasi kejadian saat peristiwa pembunuhan ibu anak di Subang terjadi.

      Selama 6 Hari di Magelang, Bharada E dan Brigadir J Tinggal Sekamar

      Bahkan saat mengawal keluarga Irjen Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah dari tanggal 2-7 Juli 2022, mereka tidur sekamar.