Ilustrasi Hepatitis A. (Solopos/Whisnupaksa)

Madiunpos.com, PACITAN -- Masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, masih dibayang-bayangi ancaman penularan penyakit Hepatitis A yang kian meluas. Hingga Kamis (27/6/2019), Hepatitis A telah menjangkiti 824 warga Pacitan.

Berdasarkan data yang diperoleh, penderita terbanyak berada di Kecamatan Sudimoro, yakni mencapai 481 orang. Kemudian di Puskesmas Ngadirojo dengan jumlah pasien 137 orang.

Di urutan ketiga ada Puskesmas Sukorejo dengan 78 penderita, disusul Tulakan sebanyak 58 penderita. Kemudian dari Puskesmas Wonokarto dilaporkan ada 37 penderita Hepatitis A.

Sedangkan untuk Puskesmas Bubakan di Kecamatan Tulakan, jumlah penderita tercatat 17 orang. Lonjakan justru terjadi di wilayah Arjosari yakni mencapai 11 penderita. Padahal sehari sebelumnya hanya 2 penderita.

Sedangkan di wilayah Puskesmas Tegalombo ditemukan 4 penderita Hepatitis A. Berada di urutan terakhir adalah temuan di Puskesmas Ketrowonojoyo, Kecamatan Kebonagung, sebanyak 1 pasien.

"Sampai saat ini (pasien) yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit sebanyak 80 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan Eko Budiono saat ditemui Detikcom di kantornya, Jl. Satsuit Tubun, Kamis (27/6/2019) sore.

Usai penetapan status KLB, lanjut Eko, penanganan kasus Hepatitis A di Pacitan terus diintensifkan. Banyaknya pasien yang dirawat membuat petugas puskesmas kelelahan. Dinas Kesehatan terpaksa melakukan mobilisasi tenaga kesehatan dari puskesmas lain.

"Sudah beberapa hari merawat sehingga mereka (petugas puskesmas) kelelahan. Ini mereka dibantu oleh tenaga dari lain puskesmas. Itu sangat signifikan membantu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Eko menilai peran masyarakat sangat besar dalam menekan penularan penyakit akibat virus tersebut. Menyusul seringnya sosialisasi oleh petugas promosi kesehatan, kesadaran warga melapor makin meningkat saat mendapati terduga penderita baru.

"(Informasi) kita tangkap sedini mungkin supaya menjadi data yang kita bahas dan kita olah," pungkasnya terkait serangan wabah yang sudah berlangsung hampir dua pekan itu.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten