Petugas Pengumpul Zakat di Karanganyar Bakal Diberangkatkan Umrah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan memberangkatkan umrah petugas unit pengumpull zakat (UPZ) sebagai bentuk penghargaan.

 Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah), pada Sarasehan Baznas di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (24/5/2022). (istimewa/pemkab karanganyar)

SOLOPOS.COM - Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah), pada Sarasehan Baznas di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (24/5/2022). (istimewa/pemkab karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan memberangkatkan umrah petugas unit pengumpul zakat (UPZ) di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar tahun ini. Hadiah tersebut sebagai bentuk penghargaan Bupati atas kerja keras dan pengabdian petugas UPZ.

Janji tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Yuli itu pada Selasa (24/5/2022), seperti dikutip dari karanganyarkab.go.id. Bupati melihat Pemerintah Arab Saudi sudah memberikan kelonggaran bagi warga Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah. Sehingga ada kesempatan untuk memberangkatkan umrah petugas UPZ pada tahun ini.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

“Kami atas nama pemerintah bersyukur dan berterima kasih. Kami tetap nyuwun tulung kepada bapak ibu petugas UPZ untuk terus bekerja keras. Pada tahun ini akan kami berangkatkan petugas UPZ yang terpilih untuk berangkat umroh sebagai penghargaan dari kerja keras memungut ZIS di instansi masing masing,” tutur Bupati pada Sarasehan Baznas yang berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Namun tidak semua petugas UPZ akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah. Bupati Yuli tak menyebut jumlah. Namun penentuan siapa petugas yang beruntung itu akan dipilih dengan cara diundi dengan pertimbangan masa pengabdian.

Baca Juga: Hoki Banget, Tukang Becak Sragen Penerima Bantuan Rp2,4 Juta Pernah Dapat Umrah Gratis

Ia berharap hadiah umrah gratis itu bisa memotivasi para petugas UPZ untuk lebih giat mengumpulkan zakat.

Sementara itu Ketua Baznas Karanganyar, KH. Khafindi, dalam kesempatan yang sama melaporkan total pengumpulan ZIS hingga Mei 2022 sebesar Rp. 7,7 Miliar. Dana tersebut sudah didistribusikan kepada para mustahik (penerima zakat) meliputi bulan Januari sejumlah Rp843 juta, Februari Rp842 juta, April Rp3,58 miliar dan Mei Rp846 juta.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

+ PLUS Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

Gaya rambut pendek kini menjadi tren di kalangan wanita di Arab Saudi. Ini setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, mendorong reformasi sosial yang salah satunya tidak lagi mewajibkan wanita mengenakan jilbab.

Berita Terkini

Espos Plus: Tujuan Konser, Transformasi Jakarta hingga Jackson Effect

Berita terkait tujuan digelarnya konser musik pada zaman dulu dan sekarang, transformasi Jakarta serta The Jackson Effect di hari kematian sang Raja Pop menjadi sajian menu Espos Plus edisi Minggu (26/6/2022).

Sapi Suspek PMK di Karanganyar Dijual Murah, Begini Komentar DPRD

Sejumlah peternak di Karanganyar, Jawa Tengah rela menjual murah ternak sapi lantaran khawatir mati di kandang gara-gara sakit.

Begini Keseruan Ganjar-Rudy Nonton Denny Caknan di Vastenburg Solo

Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo alias Rudy tampak menikmati keseruan konser Trisakti Bulan Bung Karno yang menghadirkan penyanyi Denny Caknan di Benteng Vastenburg Solo.

Beda dari Lainnya! Bugisan Klaten Bikin Paket Wisata Pengelolaan Sampah

Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan berkeinginan menjadi desa wisata di tengah potensi wilayah yang dikelilingi candi dan kental dengan potensi budaya. Namun, keinginan menjadi desa wisata itu terganjal permasalahan sampah.

Jelang Penutupan Untuk Revitalisasi, TSTJ Solo Malah Tambah Ramai

Jumlah pengunjung TSTJ atau Jurug Solo Zoo justru semakin ramai menjelang penutupan untuk revitalisasi yang direncanakan mulai 1 Juli 2022.

Tahap I, Boyolali Peroleh 1.900 Dosis Vaksin dari Kementan

Kabupaten Boyolali mendapatkan dropping 1.900 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat (24/6/2022) sore.

Misterius! Sungai Mungkung Sragen Tercemar Berat, Pemerintah Cari Tahu

DLH Kabupaten Sragen menyebut tingkat pencemaran di Sungai Mungkung Sragen cukup berat apabila dibandingkan dengan sungai lain di Kabupaten Sragen.

Vaksinasi PMK Boyolali Dimulai Besok, Sapi Perah Jadi Prioritas

Vaksinasi menanggulangi persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Boyolali dimulai, Senin (27/6/2022). Vaksinasi PMK di Boyolali diperkirakan akan diselesaikan dalam dua hari.

Lepas 111 Calhaj Menuju Donohudan, Ini Pesan Wabup Boyolali

Pemkab Boyolali melepas 111 calon jemaah haji (calhaj) di kompleks Kantor Bupati Boyolali, Minggu (26/6/2022) pagi.

Karanganyar Akan Terima 2.000 Dosis Vaksin PMK, Sapi Ini Jadi Prioritas

Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan alokasi 2.000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Cerita Bocah Pemulung Cilik Solo: Cari Rongsokan Sejak Usia 3 Tahun

Bocah pemulung cilik di Solo menceritakan kisahnya ikut mencari rongsokan sejak berusia tiga tahun.

Geronjal! Jalan di Palang Sepur Dagen Berbatu & Sempit

Kondisi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi keluhan warga.

Bupati Karanganyar: Palang Sepur Dagen Sering Macet, Dibaikan PT KAI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, curhat keluhannya tentang palang sepur Dagen selama tujuh tahun terakhir diabaikan PT KAI.

Ribuan Honda CB Nangkring di Terminal Tirtonadi Solo, Ngapain Ya?

Ribuan sepeda motor Honda CB memenuhi di kawasan Terminal Tirtonadi Kota Solo, Minggu (26/6/2022).

Mau Keliling Soloraya Naik Bus Wisata Solo? Segini Tarifnya

Tarif menyewa bus wisata Dishub Solo untuk berwisata keliling Soloraya ternyata cukup ramah di kantong.