Petugas Masih Berupaya Padamkan Api di Matahari Mall Kudus

Petugas Masih Berupaya Padamkan Api di Matahari Mall Kudus

SOLOPOS.COM - Kebakaran di Mal Matahari Kudus, Jl. Lukmonohadi, Kudus, Jateng, Kamis (22/2/2018). (Facebook.com-Shidiq)

Matahari Mall Kudus terbakar.

Solopos.com, KUDUS – Matahari Mall Kudus kebakaran, Kamis (22/2/2018) pagi. Hingga kini petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api.

Sebagaimana dikabarkan Antara, Kamis (22/2/2018), kebakaran ditandai dengan munculnya kepulan asap dari lantai dua pusat perbelanjaan tersebut. Kebakaran mal itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Baca juga: Mal Matahari Kudus Terbakar

"Informasinya, titik api pertama dari lantai kedua, karena petugas pemadam yang sempat masuk naik ke lantai dua melihat sejumlah pakaian yang dijual hangus terbakar," kata Kepala Bagian Operasional Polres Kudus Kompol Tugianto di Kudus, Kamis.

Untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran, kata dia, tentunya harus menunggu penyelidikan terlebih dahulu.

Demi mengamankan jalannya pemadaman kebakaran, Polres Kudus juga menerjunkan ratusan personel, termasuk armada penyemprot air.

Tim pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi kejadian itu tidak hanya dari Tim Pemadam Pemkab Kudus, melainkan ada tim pemadam dari perusahaan swasta di Kudus.

Beberapa pedagang yang mengetahui adanya kebakaran, langsung melakukan penyelematan barang dagangan, terutama yang berjualan di lantai pertama.

Peristiwa kebakaran tersebut mengundang masyarakat untuk melihat, sehingga mengganggu tim pemadam kebakaran dalam melakukan pemadaman.

Aparat kepolisian setempat berulang kali meminta warga yang tidak berkepentingan menjauhi lokasi guna memudahkan jalannya pemadaman kebakaran.

Hingga pukul 08.07 WIB, tim pemadam gabungan masih berjuang memadamkan api, namun asap yang cukup tebal cukup mengganggu upaya mereka.

Tim pemadam masih berjuang memecah kaca jendela lantai karena masih menghadapi kendala bisa masuk lantai kedua pusat perbelanjaan di Kudus itu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.