Petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana (Youtube/Pangeran Rangga).

Solopos.com, SOLO -- Kontroversi Sunda Empire yang mengaku memiliki anggota seluruh warga dunia terus berlanjut. Selain klaim petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana mampu menghentikan senjata nuklir agar tidak meledak, ada klaim-klaim lain yang tak kalah kontroversial.

Ternyata pria yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah (Jateng), ini sejak akhir 2018 telah muncul ke publik dan mengaku sebagai pemimpin besar revolusi Republik Indonesia.

Dalam video berjudul Kita Umat Muslim Dunia Terlukai PB Nu Bertanggungjawab di kanal Youtube Pangeran Rangga, Senin (22/10/2018) lalu, Rangga Sasana muncul dengan menggunakan pakaian serba putih dan bersorban.

Jadwal Pemadaman Listrik Solo dan Sragen, Rabu (29/1/2020)

Dalam video berdurasi lebih dari dua menit itu, Ki Ageng Rangga Sasana juga mengecam aksi anggota Banser NU yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid pada Oktober 2018 silam.

"Baru saja kami telah teruji dari oknum perbuatan banser yang telah membakar bendera tauhid. Telah dibakar, tentu kita tidak bisa terima begitu saja, khususnya terluka dari hati semua kaum Islam di Indonesia juga dunia. Atas nama pemimpin besar revolusi sistem Republik Indonesia mengutuk dari oknum perbuatan itu dan tidak lagi diulangi. Dari siapa pun oleh golongan mana pun khususnya ketua umum PBNU harus bertanggung jawab," ujar Rangga Sasana.

Belasan Tahun Menggelandang, Pengungsi Tsunami Aceh Meninggal di Sukoharjo

Video Ki Ageng Rangga Sasana ini ditanggapi ramai oleh netizen. Bahkan, netizen pengguna akun Joefita Chanel menyindir petinggi Sunda Empire ini mempunyai banyak seragam.

"Berarti seragam nya kang rangga banyak ni. Bisa jadi habib. Bisa jadi jendral. Bisa jadi orang gila," ujarnya di kolom komentar video tersebut.

Disebut Gugat Cerai Suami karena Beli Harley, Jenita Janet Geram

Menanggapi viralnya video ini, netizen menilai Ki Ageng Rangga Sasana mempunyai obsesi menjadi orang hebat.

"Wah,, kalo melihat kenyataan ini, kayaknya kang Rangga ini sedang punya obsesi menjadi orang hebat yang ucapannya diikuti banyak orang dengan tata bahasa penyampaian yang keren dan memukau. Tapi, berhubung dianya Goblok bin Gendeng bin Halu, makanya bahasanya belepotan, dan apa yg disampaikan ngawur," tambah pengguna akun Siti Mashitah.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten