Petasan Meledak di Kediri, 1 Meninggal, 2 Luka Serius
Ilustrasi petasan (Youtube)

Madiunpos.com, KEDIRI -- Bubuk petasan yang sedang diracik tiba-tiba meledak di Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019). Ledakan itu mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dan dua lainnya menderita luka serius. 

Ketiga korban adalah Budi, 45; Dwi, 47, dan Sumaji, 47. Mereka semua warga Dusun Sukorejo, Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Budi diketahui meninggal dunia, sedangkan Dwi dan Sumaji menderita luka serius.

Dwi, salah seorang korban, mengatakan awalnya ia dengan dua rekannya berada di rumah milik Ragiyem di Dusun Kepung, Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Saat itu dia melihat Sumaji dan Budi sedang meracik petasan. Sumaji sedang menghaluskan bubuk untuk bahan petasan dengan cara ditumbuk, sedangkan Budi mencampur bubuk yang sudah halus itu dengan bahan lain dalam sebuah botol plastik.

Saat itulah botol campuran bubuk tiba-tiba meledak dan melukai rekannya, Sumaji dan menewaskan Budi. "Saya tadi bangun tidur, melihat Budi dan Sumaji meracik bahan untuk petasan. Saat itulah campuran yang dipegang Budi meledak," kata Dwi saat di rumah sakit.

Dia mengatakan setelah bangun tidur dan duduk di kursi yang tidak jauh dari tempat rekannya, Budi dan Sumaji. Setelah peristiwa ledakan itu, ia berhasil melarikan diri. Namun, dirinya juga mengalami luka serius.

Budi meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Sumaji menderita luka bakar di sekujur tubuh. Saat ditemukan warga, Sumaji dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Warga yang mendengar suara itu juga langsung ke lokasi rumah tersebut. Bangunan tempat peracikan bahan petasan rusak. Genteng hancur dan sejumlah tembok juga retak-retak. Warga juga langsung menolong para korban dan dibawa ke rumah sakit.

Polisi yang mendapatkan laporan itu langsung datang ke lokasi kejadian serta memasang garis polisi, mengantisipasi hal yang tidak diinginkan mengingat baru terjadi ledakan akibat petasan.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang di lokasi kejadian di antaranya dua botol plastik yang dibuat untuk mengocok bubuk petasan, bubuk untuk bahan petasan kurang lebih 50 gram, pupuk urea sekitar 1 kilogram, sumbu petasan yang sudah dipotong-potong dan tujuh petasan belum diisi dengan bubuk.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Fathon mengatakan polisi hingga kini masih mengusut kejadian tersebut. Untuk barang bukti dibawa oleh polisi, sedangkan para korban dibawa ke rumah sakit.

"Iya, anggota sedang melakukan olah TKP dan penyelidikan secara intensif terkait kasus meledaknya mercon hingga mengakibatkan tewasnya satu orang dan dua luka," kata Kapolres.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho