Petanque Solo Tergusur Renovasi Piala Dunia U-20 2021
Bola Petanque. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO — Pemenuhan venue petanque berstandar menjadi pekerjaan rumah atau PR kepengurusan baru Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Solo periode 2021-2025. FOPI harus memutar otak karena venue utama mereka, yakni Lapangan Kota Barat, tengah direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U-20 2021.

FOPI membidik Lapangan Mojosongo dan Lapangan Prawit sebagai alternatif venue baru. Petanque adalah olahraga lempar bola yang berasal dari Prancis. Dalam olahraga ini, pemain melempar bola besi sedekat mungkin ke bola kayu dalam posisi kaki tetap harus berada di dalam lingkaran.

Pasangan Zodiak Ini Kata Astrologi Terbaik Sepanjang Masa

Setiap tim harus berusaha menyingkirkan bola lawan agar tidak lebih dekat dengan bola kayu untuk memenangkan pertandingan. Petanque memerlukan venue standar yang memiliki 16 lane (1 lane berukuran 3 meter x 15 meter).

Selama ini, FOPI Solo mengandalkan Lapangan Kota Barat untuk menggelar event nasional. Namun FOPI harus segera mencari venue pengganti mengingat lapangan tersebut tengah dipersiapkan untuk menunjang Piala Dunia U-20 2021.

Mojosongo dan Prawit

Ketua FOPI Solo terpilih periode 2021-2025, Teguh Santosa, kepada Solopos.com, Minggu (20/12/2020), berkomitmen memajukan olahraga petanque di Kota Bengawan. Salah satu langkah awal yang akan dilakukannya adalah segera memastikan venue baru bagi olahraga tersebut.

Saat ini, FOPI tengah membidik Lapangan Mojosongo dan Lapangan Prawit.

Pergoki Restoran Jorok, Driver Ojek Online Tuai Pro Kontra

“Solo sudah dikenal sebagai kota yang selalu menggelar pertandingan petanque setiap tahun. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Solo serta KONI Solo agar diberikan venue lain yang strategis,” ujar Teguh yang dipilih secara aklamasi dalam Muskot FOPI di Hotel Adhiwangsa, Kamis (17/12/2020) malam.

Muskot dihadiri pengurus FOPI Solo periode 2017-2020 dan tujuh utusan klub anggota FOPI. Ketua Panitia Muskot, Fatkhul Imron, mengatakan Teguh Santosa kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua FOPI Solo empat tahun ke depan. “Kami menggelar Muskot di akhir 2020 karena kepengurusan sebelumnya akan berakhir Januari 2021,” ujar Imron.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom