Tutup Iklan

Petani Ponorogo Meninggal di Sawah

Seorang petani bernama Sumadi meninggal dunia saat sedang merawat tanaman padinya di areal persawahan Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Petani Ponorogo Meninggal di Sawah

SOLOPOS.COM - Petugas mengevakuasi jenazah Sumadi yang ditemukan meninggal di sawah Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Senin (1/7/2019). (Istimewa-Polres Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO -- Seorang petani bernama Sumadi meninggal dunia saat sedang merawat tanaman padinya di areal persawahan Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pertama kali yang mengetahui jenazah pria berusia 69 tahun itu adalah temannya mencangkul di sawah, Katmono.

"Iya tadi pagi ada seorang petani yang meninggal di sawah," Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipto.

Dia menuturkan sebelum ditemukan meninggal dunia, pria dari Desa Glinggang itu sedang merawat tanaman padinya di sawah. Di sawah itu, Sumadi juga bersama sejumlah orang yang juga sedang mengurus tanaman padi.

Selang beberapa saat, Katmono melihat ada ember di pematang sawah dekat saluran irigasi. Di dekat ember itu terlihat Sumadi telah telentang. Melihatnya, Katmono tidak berani mendekat dan memanggil saksi lainnya.

"Setelah dicek ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian dipanggil Kades Glinggang dan petugas dari Puskesmas Kunti," ujarnya.

Diduga pria lansia itu meninggal karena sakit. Menurut keterangan keluarga, Sumadi sempat dirawat di rumah sakit karena kandungan leukosit di tubuhnya tinggi dan sering mengeluh sakit kepala.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Copa America 2021: Brasil Gilas Peru 4-0, Neymar 1 Gol

Brasil memuncaki klasemen sementara Grup A Copa America 2021 setelah menggilas Peru 4-0.

Percepatan Vaksinasi Bisa Tekan Angka Covid-19 di Kudus

Percepatan vaksinasi nasional termasuk di Kabupaten Kudus dinilai mampu  menekan laju penyebaran kasus positif Covid-19 di daerah setempat.

Covid-19 Serang 14 Nakes, RS Elisabeth Purwokerto Ditutup Sementara

RS Elisabeth Purwokerto terpaksa menutup sementara semua pelayanan selama sepekan lantaran 14 tenaga kesehatan mereka terpapar Covid-19.

Petani Selo Boyolali Tanam Bawang Merah dengan Bibit Biji, Panen Perdana Hasilkan 9-10 Ton/Ha

Keuntungan usaha tani bawang merah dengan bibit biji antara lain menurunkan biaya produksi, penyimpanan serta distribusi lebih mudah.

Klasemen Grup C setelah Belanda Jadi Tim Ketiga Lolos ke 16 Besar Euro 2020

Memphis Depay dan Denzel Dumfries menjadi aktor kemenangan Belanda lolos ke babak 16 besar Euro 2020.

Yamaha XSR 155 Jadi Andalan Sepeda Motor Harian dan Touring

Daya tarik XSR 155 kian melekat di hati konsumen Indonesia yang menjatuhkan pilihannya pada motor sport heritage itu.

Penting, Ini Tips Mendapatkan Review Bagus dari Pembeli di Tokopedia

Review pembeli sangat menentukan performa dan penjualan toko online di e-commerce, termasuk di Tokopedia.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Samas Bantul, Ini Ciri-Cirinya

Mayat seorang pria paruh baya ditemukan di pinggir Pantai Samas Bantul. Belum diketahui identitas mayat tersebut.

Copa America: Pertahanan Kokoh, Venezuela Tahan Imbang Kolombia 0-0

Kolombia harus berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam pertandingan Grup B Copa America 2021 di Estadio Olimpico Pedro Ludovico, Goiania.

Proklim, Cara Pemkot Magelang Dukung Jateng Gayeng Telung Ng

Program Jateng Gayeng Telung Ng jadi perhatian Pemkot Magelang dengan gerakan Program Kampung Iklim (Proklim).

Lewat Online Shop Ini Anji Pesan Ganja, Tapi Jangan Coba-Coba Order

Ganja yang digunakan Anji dibeli dari AS melalui sebuah online shop. Ia menggunakan ID orang lain untuk bisa membelinya.

Gunung Merapi Pagi Ini: 2 Kali Luncurkan Awan Panas Guguran dan Lava Pijar sejauh 1,4 Km

Gunung Merapi pagi ini terpantau mengeluarkan dua kali awan panas guguran. Status erapi belum berubah, masih Siaga.