Empat plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga sabu-sabu disita Satresnarkoba Polres Sragen dari tangan tersangka di Jl. Sragen-Ngawi, Banaran, Sambungmacan, Sragen, Rabu (13/2/2019). (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang petani asal Dukuh Dadung RT 001/RW 010, Desa Sambirejo, Mantingan, Ngawi, Jawa Timur, Arif Mutaqin, 41, ditangkap polisi di jalan Sragen-Ngawi, Banaran, Sambungmacan, https://soloraya.solopos.com/read/20181112/491/952299/2-operasi-dalam-semalam-polisi-sragen-bekuk-2-tersangka-narkoba" title="2 Operasi Dalam Semalam, Polisi Sragen Bekuk 2 Tersangka Narkoba">Sragen, Selasa (12/2/2019).

Arif diduga sebagai pengguna sabu-sabu. Dia ditangkap dengan barang bukti empat plastik klip berisi serbuk kristal diduga sabu-sabu seberat 1,05 gram.

Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo mewakili Kapolres https://soloraya.solopos.com/read/20181014/491/945791/polisi-sragen-bongkar-jaringan-pemakai-pengedar-narkoba" title="Polisi Sragen Bongkar Jaringan Pemakai-Pengedar Narkoba">Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Rabu (13/2/2019), menjelaskan selain barang bukti serbuk diduga sabu-sabu, polisi juga menyita barang bukti ponsel, satu unit motor Yamaha Mio, dan hasil tes urine positif zat narkoba.

“Arif ditangkap karena tindak tanduknya mencurigakan. Dari hasil penggeledahan ternyata benar ditemukan serbuk kristal diduga sabu-sabu yang sebelumnya ditaruh di dasbor motor. Dari pengakuan tersangka, barang haram itu dibeli dengan harga Rp1,9 juta dari PR. Rencananya barang itu akan digunakan untuk pesta https://soloraya.solopos.com/read/20181014/491/945791/polisi-sragen-bongkar-jaringan-pemakai-pengedar-narkoba" title="Polisi Sragen Bongkar Jaringan Pemakai-Pengedar Narkoba">narkoba bersama teman-temannya,” ujar Joko.

Joko mengatakan polisi masih memburu PR yang menjadi pengedar barang terlarang tersebut. Joko menjerat tersangka dengan Pasal 112 subsider Pasal 127 UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Berdasarkan ketentuan Pasal 112, tersangka diancam hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten