Petani di Karanganyar Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong

Seorang petani Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ditemukan meninggal di rumah kosong di timur Tugu Ngipik, Bangsri pada Minggu (22/5/2022).

 Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan jasad warga Popongan yang ditemukan meninggal di rumah kosong di timur Tugu Ngipik, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (22/5/2022). (Istimewa/Polres Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan jasad warga Popongan yang ditemukan meninggal di rumah kosong di timur Tugu Ngipik, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar pada Minggu (22/5/2022). (Istimewa/Polres Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR – Petani asal Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ditemukan meninggal di rumah kosong di timur Tugu Ngipik, Bangsri pada Minggu (22/5/2022).

Korban diketahui bernama Menot, 55,. Saat ditemukan tubuh korban tergelatak di rumah kosong. Di sekitar lokasi ditemukan tumpukan sampah di kantong plastik.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Diduga korban meninggal karena sakit. Penemun mayat petani tersebut sempat menggemparkan warga setempat.

Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Agung Purwoko, mengatakan penemuan jasad korban berawal dari laporan masyarajat setempat. Dalam laporannya warga melihat tubuh korban yang tergeletak di dalam bangunan itu sekitar pukul 07.00 WIB.

“Didekati warga ternyata tubuhnya sudah tak bergerak,” katanya, Minggu.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Siapkan Payung di Sore Hari

Polisi tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memeriksa keterangan saksi-saksi. Dari keterangan saksi diperoleh identitas korban diketahui bernama Menot, 55 warga Popongan. Korban berprofesi sebagai petani.

Selain olah TKP juga dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Karangpandan. Dalam pemeriksaannya tidak ditemukan tanda penganiyaan pada tubuh korban.

“Keterangan saksi diketahui bahwa korban sebelumnya mengidap penyakit tumor. Tumor pada bagian leher yang sudah membesar,” kata dia.

Selanjutnya jenazah diserahkan polisi ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak menuntut secara hukum dan tidak dilakukan tindakan autopsi. Jenazah juga dimakamkan oleh pihak keluarga.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Perputaran Uang di CFS Wonogiri Menurun Drastis, Ini Sebabnya

Perputaran uang di Car Free Sunday (CFS) Wonogiri pada Minggu (3/7/2022) menurun drastis.

Walah! Ternyata Banyak Warga Solo Yang Belum Tahu Aplikasi MyPertamina

Sejumlah warga Solo mengaku belum mengetahui ada aplikasi MyPertamina maupun cara menggunakanya.

Berputar 2 Menitan, Puting Beliung Terjang Ngargoyoso Karanganyar

Puting beliung yang bertiup selama kurang lebih dua menit mengakibatkan satu rumah warga Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, rusak di bagian atap.

3.144 Orang Langgar Aturan Lalin Selama Operasi Patuh 2022 di Wonogiri

Selama Operasi Patuh Candi 2022 di Kabupaten Wonogiri, sebanyak 3.144 orang melanggar peraturan lalu lintas.

PPDB SMA Solo: Laweyan Tak Ada Kelas Virtual, Ini Alasan Disdik Jateng

Disdik Jateng mengaku belum ada kelas virtual untuk para calon siswa di Kecamatan Laweyan, Solo, yang tidak memiliki SMA negeri, apa alasannya?

Cadas! Nyanyi Di Sukoharjo, Eks Vokalis Boomerang Panjat Tiang 15 Meter

Penyanyi rock kawakan eks vokalis Boomerang, Roy Jeconiah, melakukan aksi tak biasa saat manggung di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo, Minggu (3/7/2022).

Disdik Jateng: Tak Ada Zonasi Khusus PPDB Pasar Kliwon-Laweyan Solo

Disdik Jateng memastikan tidak ada zonasi khusus untuk wilayah kecamatan yang tidak memiliki SMA negeri seperti Pasar Kliwon dan Laweyan, Kota Solo, pada PPDB tahun ini.

Geramnya Gibran Soal Pelecehan Seksual JKT 48: The Park Itu Bukan Solo!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberikan klarifikasi ihwal penyebutan Solo sebagai lokasi insiden pelecehan seksual yang dialami personel JKT48 saat konser.

Alasan Rudy Solo Sebut Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Inilah alasan di balik pernyataan Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang menyebut Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Soal Pilpres 2024, Rudy Solo: Golek Presiden Angel, Nganggo Mitos Wae

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mendoakan Ketua Umum DPP PDIP agar mempercayai mitos dalam menentukan capres di pilpres 2024.

Rumus Otak-Atik Gatuk Rudy Solo Sebut Ganjar Pranowo Presiden ke-8

Inilah rumus otak-atik gatuk ala Rudy yang dengan lantang menyebut Ganjar Pranowo sebagai presiden kedelapan RI.

Bermalam di Jl. Mayor Kusmanto Demi Jaga Lapak Jualan di CFD Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Supriyono, menjelaskan PKL hanya diperbolehkan menempati kawasan paving di kedua sisi Jl. Mayor Kusmanto.

Lantang! Rudy Solo: Ganjar Pranowo Presiden ke-8 RI

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memprediksi Ganjar Pranowo menjadi presiden kedelapan RI.

Warga Sragen Meninggal Tak Wajar: Mayat Sujud Tapi Kepala Masuk Ember

Warga Sragen diduga meninggal secara tak wajar karena posisi mayatnya seperti sujud, namun kepalanya berada di dalam ember di kamar mandi.

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.