Pesona Wisata Ziarah Punthuk Sukmojoyo Magelang Berlatar Gunung Merapi

Wisata Punthuk Sukmojoyo Magelang menjadi salah satu spot kece menikmati pemandangan empat gunung, yakni Pegunungan Menoreh, Pegunungan Tidar, Gunung Merbabu, dan Gunung Merapi.

 Tangkapan layar video dari akun YouTube Repyssa Adisetiawan berjudul Punthuk Sukmojoyo, Mongkrong yang diunggah 19 November 2015 dan dilihat 1.685. Tangkapan layar diambil Rabu (13/4/2022). (istimewa/YouTube Repyssa Adisetiawan)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar video dari akun YouTube Repyssa Adisetiawan berjudul Punthuk Sukmojoyo, Mongkrong yang diunggah 19 November 2015 dan dilihat 1.685. Tangkapan layar diambil Rabu (13/4/2022). (istimewa/YouTube Repyssa Adisetiawan)

Solopos.com, MAGELANG — Wisata Punthuk Sukmojoyo Magelang menjadi salah satu spot kece untuk menikmati pemandangan empat gunung sekaligus, yakni Pegunungan Menoreh, Pegunungan Tidar, Gunung Merbabu, dan Gunung Merapi.

Punthuk atau puntuk berarti bukit kecil apabila mengacu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online. Punthuk Sukmojoyo merupakan salah satu bukit kecil yang dimiliki Magelang. Punthuk Sukmojoyo diapit Punthuk Setumbu dan Mongkrong. Punthuk Sukmojoyo berada di Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Magelang.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Punthuk Sukmojoyo Magelang berada pada ketinggian 600 mdpl. Objek wisata alam dan ziarah ini buka mulai pukul 05.00 WIB hingga 18.00 WIB. Sejumlah orang juga menyebutnya Sukmojoyo Hill.

Baca Juga : Asal-Usul Es Dawet, Kuliner Populer di Jawa Tengah dari Banjarnegara

“Jika matahari mulai bersinar pagi hari, hamparan warna hijau bisa membuat terpesona. Di area Punthuk Sukmojoyo akan disuguhi objek menarik, di antaranya tebing selfie dan rumah pohon,” tulis ulasan yang dilansir Solopos.com dari laman resmi Pemkab Magelang, magelangkab.go.id, Rabu (13/4/2022).

Selain wisata alam, Punthuk Sukmojoyo Magelang juga memiliki pesona lain, yakni wisata rohani. Terdapat makam Kyai Muhammad Soleh di puncak Punthuk Sukmojoyo Magelang. “Daya tarik tempat wisata ini salah satunya rumah pohon. Kemudian, pemandangan sunset dan sunrise. Dulu peziarah yang sering mengambil foto dan kata mereka pemandangannya bagus,” imbuhnya.

Baca Juga : Waduk Mrica, Bendungan Raksasa Banjarnegara Terpanjang se-Asia Tenggara

wisata magelang
Tangkapan layar video dari akun YouTube Andika Pratama77 berjudul Pemandangan Punthuk Sukmojoyo dari Udara Sangat Menarik yang diunggah 3 Oktober 2020. Tangkapan layar diambil Rabu (13/4/2022). (Istimewa/YouTube Andika Pratama77)

Sejarah Punthuk Sukmojoyo

Penawaran lain yang menggiurkan saat Anda datang ke Punthuk Sukmojoyo Magelang adalah pemandangan matahari terbit di tengah Gunung Merbabu. Pemandangan itu bisa Anda nikmati jika datang ke Punthuk Sukmojoyo pada bulan Juli dan Agustus. “Pada bulan itu bisa menikmati sunset dan sunrise dengan jelas di Sukomojoyo. View pemandangan Instagramable,” ungkapnya.

Masih dilansir dari laman resmi Pemkab Magelang, Punthuk Sukmojoyo diambil dari nama salah satu pemuka agama di Magelang, yakni Gus Galih Sukmojoyo. Dia disebut masih keturunan Kyai Muhammad Soleh. Nah, Kyai Muhammad Soleh ini merupakan penasihat Pangeran Diponegoro.

Baca Juga : Embung Banyukuwung, Wisata Favorit di Rembang

Diceritakan, Pangeran Diponegoro pernah menjadikan tempat itu sebagai lokasi mengintai musuh. Kala itu terjadi pertempuran dengan penjajah Belanda di Pos Mati. Jika tentara Belanda berhasil naik ke Punthuk Sukmojoyo maka pasukan Pangeran Diponegoro akan naik lagi ke tempat lebih tinggi, yaitu Punthuk Mongkrong.

Kisah unik mengenai makam Kyai Muhammad Soleh. Mulanya, makam tersebut berada di daerah Majaksingi. Kemudian, Gus Galih Sukmojoyo memindahkan makam tersebut ke lokasi itu pada 2012. Sang cucu, Gus Galih Sukmojoyo, beralasan diminta langsung oleh leluhurnya lewat mimpi. “Betul, wisata pun baru muncul setelah sering digelar kegiatan mujadahan setiap Ahad Wage. Masyarakat membenahi tempat itu,” imbuhnya.

Baca Juga : Ini 11 Daerah di Jateng yang Bakal Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran

Awalnya, Punthuk Sukmojoyo hanya dikunjungi masyarakat yang ingin berziarah. Namun, banyak peziarah yang terpesona dengan keindahan alam. Punthuk Sukmojoyo Magelang dikelola warga lokal.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Simak! Ini Wilayah Semarang yang Alami Pemadaman Listrik Hari Ini

      Sejumlah wilayah di Kota Semarang bagian barat akan mengalami pemadaman listrik pada hari ini, Kamis (11/8/2022).

      Air PDAM Kota Salatiga Kerap Macet, Ini Penyebabnya

      PDAM Kota Salatiga memberikan respons terkait keluhan masyarakat akan aliran air dari perusahaannya yang bermasalah.

      Gayeng, Lomba Agustusan BPBD Grobogan Bareng Penyandang Disabilitas

      Lomba yang digelar sebagai wujud dukungan BPBD Grobogan sekaligus menggandeng para penyandang disabilitas adalah voli duduk.

      Janjikan Menikah, Pemuda Grobogan Setubuhi Anak di Bawah Umur

      Seorang pemuda di Grobogan tega melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak perempuan di bawah umur.

      DPRD Grobogan Setujui KUA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022

      KUA PPAS Perubahan APBD 2022 yang telah dibahas dalam rapat kerja Banggar perlu dimintakan persetujuan anggota DPRD Grobogan.

      Asyik! Rusunawa KIT Batang Selesai Dibangun, Bisa Tampung 2.570 Orang

      Dirut PT KIT Batang, Galih Saksono, menyebutkan pembangunan fisik rumah susun sederhana sewa atau rusunawa di KIT Batang telah selesai 100 persen.

      Tabung Elpiji Bocor, Warung Makan di Kudus Kebakaran, 2 Orang Luka-Luka

      Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus warung makan di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, akibat kebocoran pada tabung gas elpiji.

      Mengenal Tradisi Minum Teh Poci di Tegal

      Tradisi minum teh dengan poci berbahan tanah liat yang dicampur dengan gula batu, atau teh poci, sudah sangat kental di kalangan masyarakat Tegal.

      Jalur Kereta Api Pertama Indonesia Ada di Semarang, Melewati 4 Stasiun

      Jalur kereta api di Indonesia kali pertama dibangun pada 1867 silam, dengan rute dari Semarang Tawang hingga Tanggung Grobogan.

      Bentrok 2 Geng di Semarang, Mahasiswa AMNI Kena Bacok

      Polda Jateng merilis pelaku penyerangan disertai pembacokan yang dilakukan anggota geng di Semarang, di mana salah satu korban merupakan mahasiswa AMNI Semarang.

      Heboh! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Teras Rumah Warga Blotongan Salatiga

      Penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki menghebohkan warga Prampelan, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Rabu (9/8/2022) malam.

      Sedih! Sepanjang 2022, Sudah 2 Anak Pengidap AIDS di Kudus Meninggal

      Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kudus mencatat sudah ada 2 anak penderita AIDS di wilayahnya yang meninggal dunia sepanjang 2022.

      Mantul! Juara Dunia, Pesilat Putri Kudus Bakal Diberi Hadiah Prabowo

      Juara dunia pencak silat asal Kudus, Safira Dwi Meilani, bakal menerima penghargaan dari Ketua PB IPSI, Prabowo Subianto.

      Pj Wali Kota Salatiga Sebut Tenaga Honorer Dihapus Tidak Realistis

      Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, menyebut rencana tenaga honorer dihapus tidak realistis dan minta pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan tersebut.

      Periksa Kerangka Manusia di Kendal, Polisi Temukan Tato Bertuliskan Ini

      Polisi menemukan bekas tato saat melakukan pemeriksaan kerangka manusia yang ditemukan di Kendal.

      Terkuak! Kerangka Manusia di Kendal Milik Laki-Laki

      Polda Jateng mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap kerangka manusia yang ditemukan di pinggir sungai di wilayah Kabupaten Kendal.