Tutup Iklan

Pesona Waduk Pidekso Wonogiri: Sarana Irigasi hingga Wisata Air

Waduk Pidekso di wilayah Giriwoyo, Wonogiri, menjadi solusi air bersih di bagian selatan dan berpotensi menjadi objek wisata.

 Progres pembangunan Waduk Pidekso di Giriwoyo, Wonogiri. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Progres pembangunan Waduk Pidekso di Giriwoyo, Wonogiri. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — Waduk Pidekso di Desa Tukulrejo Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah mulai diisi air pada Kamis (14/10/2021). Menurut kajian teknis, waduk akan penuh terisi air setelah 111 hari atau sekitar empat bulan.

Banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat sekitar, mulai dari untuk pengairan lahan, wisata, hingga pemanfaatkan air baru. Waduk ini direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 21 Desember 2021 mendatang. Hal itu disampaikan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, saat penutupan pintu conduit Waduk Pidekso pada Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Upwelling Sebabkan Ribuan Ikan di Waduk Mati, Begini Penjelasan Pakar!

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan menurut kajian teknisnya waduk ini akan terisi penuh sekitar empat bulan ke depan. Menurutnya, setelah waduk difungsikan maka sejumlah manfaat bisa dirasakan khususnya untuk masyarakat kemanfaatan strategis untuk Wonogiri, terkhusus bagi masyarakat.

“Misalnya, ada 1.500 hektar lahan pertanian yang semula tadah hujan berubah menjadi lahan pertanian dengan irigasi teknis. Waduk juga berfungsi sebagai pengendalian banjir. Ada juga air baku dengan debit 300 liter per detik yang bisa dimanfaatkan,” kata dia, dalam rilis yang diterima Solopos.com, Minggu (17/10/2021).

Selain itu, Waduk Pidekso juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat destinasi wisata baru di Kabupaten Wonogiri. Sederet nilai positif akan keberadaan waduk ini siap dioptimalkan sekaligus disosialisasikan kepada masyarakat agar aset dijaga dengan baik.

Baca juga: Progres Pembangunan Hampir 70%, Waduk Pidekso Bakal Diresmikan Oktober 2021

Di sisi lain, Bupati mengaku soal pembebasan lahan terdampak pembangunan Waduk Pidekso hampir selesai. Dalam hal ini, pihaknya tinggal mengurus tanah kas desa yang terendam genangan dan mencari tanah pengganti. Sedangkan tanah wakaf juga menyisakan pembayaran saja.

“Kami mengelola dan emanfaatkan sumber daya yang ada. Seluruh aset akan dijaga agar bisa meminimalkan terjadinya sedimentasi di Waduk Pidekso saat sudah beroperasi nanti,” papar dia.

Baca juga: Waduk Pidekso Akan Jadi Solusi Air Bersih di Wonogiri Selatan

Tahan Bencana

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) Waduk Pidekso, Dony FS, mengklaim Waduk Pidekso ini dibangun tahan bencana, termasuk gempa megathrust. Peta gempa dari pemerintah pusat telah dipelajari dan diikuti. Waduk Pidekso dibangun dengan menggunakan urukan batu sehingga lebih fleksibel dan kuat dalam menahan gempa.

“Berbeda dengan bendungan beton. Kalau beton dikaji lebih mendalam lagi karena lebih rigit. Kalau ini bendungannya fleksibel, tidak ada masalah saat ada gempa,” tutur dia.

Di samping itu, pembangunan Waduk Pidekso sudah melewati sertifikasi desain. Selain itu, umur waduk tergantung dari banyak atau sedikitnya sedimentasi di waduk.

“Saat lingkungan bisa dijaga, sedimentasi waduk dijaga, umur waduk bisa bertambah panjang. Minimal umurnya 50 tahun,” jelas dia.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Hari Ini: 6 Desember 2014, Berpulangnya Sang Pengusaha Sukses

Tujuh tahun lalu, tepatnya pada 6 Desember 2014, seorang pengusaha sukses asal Solo berpulang. Dia adalah Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) Food, Priyo Hadi Sutanto, yang mengembuskan napas pada usia 64 tahun.

Semester Genap Dimulai 20 Desember, Siswa Karanganyar Tak Libur Nataru

Disdikbud Karanganyar memastikan pembelajaran siswa untuk semester genap dimulai 20 Desember 2021. Sistem pembelajarannya akan dilakukan secara daring alias pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Wahana Baru Wisata Batu Putih Bayat Klaten Ditarik Lagi ke Gudang

Saat ini rata-rata pengunjung Wisata Batu Putih per hari hanya 50 orang.

Jembatan Terpanjang se-Jateng untuk Mendukung Agropolitan Miri Sragen

Kehadiran jembatan penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri, Sragen, bakal memudahkan mobilitas warganya yang selama ini harus melintasi wilayah Boyolali untuk bisa ke Sragen kota.

Waktu Pembangunan Fisik Jembatan Terpanjang se-Jateng Belum Pasti

Besarnya anggaran pembangunan jembatan terpanjang se-Jatenng membuat Pemkab Sragen harus mencari dukungan anggaran ke pemerintah pusat dan provinsi.

Sragen Bakal Punya Jembatan Terpanjang di Jateng, Kini Pembebasan Lahan

Pemkab Sragen akan membangun jembatan terpanjang di Jawa Tengah penghubung dua desa terpencil di Kecamatan Miri. Tahun ini baru memasuki tahap pembebasan lahan.

Ada MCK Kuno Era Mangkunagoro VII di Kestalan Solo, Begini Sejarahnya

Ponten atau MCK kuno di pinggir Kali Pepe, Kestalan, Solo, yang merupakan peninggalan era Mangkunagoro VII terlihat megah dengan arsitektur gaya Eropa.

119 ODHA Karanganyar Putus Pengobatan

Dinkes Karanganyar menyebut orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yang pengobatannya belum tuntas sangat berisiko menularkan virus kepada orang lain.

LPQ Al-Amin Denokan Sukoharjo Kenalkan Lingkungan Anak lewat Outbound

Kegitan ini untuk mengenal lingkungan sekitar, meningkatkan interaksi sesama santri, dan membangun hubungan antara pendidik dan santri.

Seleksi Perangkat Desa Wonogiri, Sekolah Sediakan Komputer Cadangan

CAT serentak untuk pengisian perangkat desa di Wonogiri bakal digelar di 54 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan.

WCC Solo Jadi Wadah Terbesar Pesepeda Wanita Soloraya

Women's Cycling Community (WCC) menjadi wadah terbesar pesepeda wanita Soloraya.

Pemkab Sragen Gulirkan Sekolah Unggulan di Saat Ada SD Ambruk

Bupati Sragen mengakum belum meninjau langsung sekolah yang atapnya ambruk. Ia meminta Disdikbud Sragen untuk memetakan kondisi sekolah yang rusak.

Bakul Tengkleng di Solo Baru Viral Karena Ngepruk Harga, Ini Lokasinya

Warung kaki lima yang menjual tengkleng di Gogrol, Solo Baru, Sukoharjo, mendadak viral karena mematok harga yang dianggap tidak masuk akal kepada pembeli.

Kasus Covid-19 pada Ibu Hamil di Karanganyar Tinggi

Dari 5.356 ibu hamil di Karanganyar, sebanyak 263 di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Sementara angka kematian ibu hamil tahun ini meningkat dua kali lipat ketimbang sathu lalu.

Tak Hanya Diancam, Korban Pencurian Motor di Baki Juga Dimintai Tebusan

Korban pencurian sepeda motor di Baki, Sukoharjo, tak hanya diancam tapi juga diminta uang tebusan oleh orang tak dikenal setelah mengunggah kejadian pencurian itu di media sosial.