Peserta Ujian Perangkat Desa Klaten Diminta Tak Termakan Isu

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN – Para peserta ujian perangkat desa  diminta tak tergiur iming-iming guna memuluskan jalan menjadi perangkat desa Klaten.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Klaten, Ronny Roekminto, mengatakan pertemuan sudah dilakukan dengan sejumlah kalangan seperti perguruan tinggi hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). Pertemuan itu untuk mengurai potensi permasalahan yang bisa muncul dari pelaksanaan pengisian perangkat desa.

Salah satu hal yang dipersoalkan yakni terkait masih ada desa yang melakukan penarikan uang pendaftaran kepada peserta. Dari laporan yang diterima, ada dua desa yang menarik biaya senilai Rp450.000/orang serta Rp4,5 juta/orang.

“Saya langsung telepon ke ketua TP3D terkait dasar penarikan uang Rp450.000/orang. Alasannya untuk tim penguji perguruan tinggi. Belum ada MoU dengan perguruan tinggi, belum tahu kepastian tarifnya, kok sudah mematok tarif. Pesertanya ada 22 orang. Saya tidak mau tahu, saya minta uang itu dikembalikan. Alhamdulillah sudah dikembalikan dan sudah ada bukti tanda terimanya,” kata Ronny saat menyampaikan sambutan dalam deklarasi pengisian perangkat desa di Kecamatan Karanganom, Kamis (19/4/2018).

Terkait penarikan biaya ke pendaftar hingga Rp4,5 juta di desa lainnya, Ronny menjelaskan sudah klarifikasi ke camat setempat. Dari klarifikasi itu, belum ada transaksi penyerahan uang Rp4,5 juta setiap pendaftar. “Ternyata desa itu tidak punya duit. Kemudian TP3D mengumpulkan peserta. Belum ada transaksi, hanya deal-deal. Saya sudah minta untuk dibatalkan,” katanya.

Ronny menuturkan jika harus ada penarikan biaya dari peserta ujian, satu-satunya lembaga yang berwenang yakni Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setelah menggelar musyawarah desa (musdes). Lebih lanjut, Ronny meminta para peserta ujian perangkat desa mempersiapkan diri dengan belajar, menjaga kondisi tubuh, serta berdoa.

Para peserta juga diminta tak termakan isu yang belakangan santer berseliweran seperti naskah soal ujian yang bocor serta nominal uang hingga ratusan juta rupiah untuk menduduki jabatan perangkat desa. “Sampai tadi malam saya mendengar angka untuk menjadi sekdes itu mencapai Rp300 juta. Sekdes ngendi kuwi? Saya yakinkan kalau ada yang mau membayar, kapusan. Kami sudah memprediksi besok mendekati hari H akan beredar kunci jawaban. Saya yakinkan bahwa perguruan tinggi penguji tidak mengorbankan nama baik dan kredibilitas lembaga mereka,” katanya.

Lebih lanjut, Ronny berharap pelaksanaan pengisian perangkat desa bisa berjalan sesuai aturan hingga terpilih perangkat desa yang kompeten. “Bupati menginginkan pengisian perangkat desa ini menjadi titik balik setelah Klaten dicoret-coret. Ini menjadi bukti bahwa ternyata Klaten bisa berbuat jujur, adil, damai, obyektif, dan transparan,” tutur dia.

Salah satu pendaftar ujian perangkat desa membenarkan ada isu soal dana untuk menjadi perangkat desa. Harga untuk jabatan sekdes senilai Rp300 juta sementara posisi kasi dan kaur senilai Rp200 juta. “Saya ditawari pindah dari jabatan yang ingin saya daftar dari sekdes ke bendahara. Dugaannya, ada calon kuat yang dibawa aparatur desa. Seharusnya ada transparansi berdasarkan nilai ujian. Ya nanti dilihat saja hasil dari proses pengisian ini,” tutur salah satu pendaftar asal Kecamatan Wonosari berinisial Wdi itu

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Hore.. Diskon 100% PPnBM Diperpanjang Hingga Desember

Pemerintah resmi memperpanjang diskon 100% PPnBM hingga Desember 2021.

Viral! Aksi Maling HP Terobos Lubang Pagar Besi Bikin Tegang, Dikira Nyantol Ternyata...

Aksi seorang pencuri ponsel yang terekam kamera CCTV viral di media sosial lantaran mampu melewati lubang pagar besi yang kecil.

Bobol Konter Dua Kali, Pasutri di Ponorogo Curi Puluhan Tabung Gas Elpiji

Sepasang suami istri mencuri 50 tabung gas 3 kg dan uang Rp1 juta di konter 212 Cellular depan BRI Siman, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

IKM di Grobogan Didorong Meningkatkan Daya Saing

Pemkab Grobogan bersama anggota DPR RI menggandeng sejumlah perusahaan untuk sosialisasi agar IKM memiliki daya saing.

Kompolnas Desak Pengusutan Tuntas Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece ini diusut tuntas.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Sagitarius Gampang Tergoda Penawaran Kerjasama

Ramalan zodiak hari ini menyebut seseorang bisa jadi datang ke rumah dan mampu membuat percaya Sagitarius untuk terlibat kerjasama.

Tanpa Ampun, Ajax Libas Tim Promosi Cambuur 9-0

Ajax memberondong tim promosi Liga Belanda Cambuur Leeuwarden dengan 9 gol tanpa balas dalam laga pekan kelima di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Juergen Klopp Puji Sadio Mane Seusai Liverpool Libas Crystal Palace 3 Gol Tanpa Balas

Juergen Klopp menyanjung tinggi-tinggi Sadio Mane setelah Liverpool mengatasi Crystal Palace 3-0 dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Sudah Bikin 37 Buku Novel hingga Komik, Siswi MAN 1 Solo Ini Raih Penghargaan dari Gubernur DIY

Nadia Shafiana Rahma adalah salah satu cerpenis dan novelis dari MAPK dan Pondok Pesantren Hadil Iman MAN I Solo.

Petik Hasil Imbang Lawan Southampton, Guardiola Sebut Pemain City Punya Masalah Ini

Manchester City hanya memetik hasil imbang 0-0 saat menjamu Southampton dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad, Sabtu (18/9/2021) waktu setempat.

Jelang PTM, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Madiun Ikuti Vaksinasi

Selain sebagai persiapan PTM, vaksinasi ini juga penting karena sebagai salah satu syarat seseorang mendapatkan pelayanan umum dan pelayanan transportasi publik.

Eks Napi Terorisme Desak Pembubaran BNPT

Para eks Napiter NKRI itu meyebut program BNPT pemberdayaan para alumni napiter yang sudah bebas tidak jelas.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Rusak Gembok, Pasutri di Ponorogo Mencuri di Toko Dua Kali

Pasangan suami ini dua kali berturut-turut mencuri di sebuah Toko di Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo.

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

Dukung Herd Immunity, PDIP Grobogan Gelar Vaksinasi Gratis

Kegiatan vaksinasi yang digagas DPC PDIP Grobogan dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan menyasar 1.000 warga.