Peserta Tes CPNS di Sragen Diprediksi Capai 90.000 Orang
GOR Diponegoro Sragen. (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN —Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sragen, Sarwaka, memprediksi jumlah peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 yang bertempat di GOR Diponegoro Sragen mencapai 90.000 orang.

Prediksi tersebut disampaikan Sarwaka saat berbincang dengan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan solopos.com di teras depan Rumah Dinas Bupati Sragen, Senin (24/9/2018). Tes CPNS 2018 itu terdiri atas tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB).

Sragen menjadi tempat untuk dua jenis tes CPNS tersebut untuk pelamar CPNS dari Solo, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Grobogan, dan Blora.

“Target dari teman-teman kabupaten/kota di Soloraya plus Grobogan dan Blora itu mencapai 10.000 orang per kabupaten/kota. Kalau sembilan kabupaten/kota maka perkirakan peserta tes yang masuk Sragen bisa mencapai 90.000 orang. Untuk penyelenggara tes langsung dari BKN [Badan Kepegawaian Negara]. Sragen ini mendapat amanat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ditempati sebagai lokasi tes CPNS 2019,” ujar Sarwaka.

Bupati Yuni Sukowati menambahkan dengan potensi orang yang masuk Sragen sebanyak itu maka Pemkab sudah mengimbau kepada masyarakat sekitar GOR untuk bersiap-siap membuka penginapan. Untuk jalur lalu lintasnya, kata dia, juga sudah dikoordinasi dengan Dinas Perhubunga (Dishub).

“Termasuk penyiapan stan juga dilakukan oleh Disperindag [Dinas Perindustrian dan Perdagangan]. Yang pasti orang haus dan pasti beli minuman. Ada juga yang butuh oleh-oleh Sragen dan seterusnya. Ini menjadi momentum bagi warga Sragen,” ujar Yuni, sapaan akrabnya.

Yuni menjelaskan tes yang berlangsung di Sragen nanti selama 25 hari. Dia menyebut jumlah komputer untuk computer assisted test (CAT) diperkirakan mencapai 700 unit.

“Kalau dalam sehari itu ada lima kali tes maka ada 3.500 orang yang datang per hari untuk tes. Hal itu berlangsung selama 25 hari. Bisa dibayangkan berapa orang dan ini menjadi potensi bisnis yang luar biasa bagi warga Sragen. Semua pendaftaran CPNS lewat online, termasuk Sragen. Saya tidak mau lewat pemberkasan karena susah kalau dititipi orang,” ujar Bupati.

Yuni merasa beruntung mendapat kuota CPNS sebanyak 505 orang dari usulan sebanyak 614 orang. Dari formasi tersebut, sebut dia, 329 orang untuk tenaga pendidikan, 109 orang untuk tenaga kesehatan, 34 orang tenaga teknis dan 33 orang formasi eks K2.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom