Peserta Suran Agung PSHW di Kota Madiun Dibatasi
Rekayasa lalu lintas saat acara Suran Agung PSHW, Minggu (23/9/2018). (Istimewa-Polres Madiun Kota)

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebanyak 675 personel gabungan disiagakan selama kegiatan Suran Agung 2018 di Kota Madiun, Minggu (23/9/2018). Pola pengamanan kegiatan tersebut diperketat dengan membatasi jumlah peserta dari masing-masing daerah.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu, mengatakan ada beberapa kesepakatan yang telah dibuat antara kepolisian dan panitia penyelenggara Suran Agung Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW). Kesepakatan ini dibuat untuk memastikan kegiatan tradisi yang digelar setiap tahun itu bisa terlaksana dengan lancar dan kondusif.

Dia menuturkan seluruh pesilat PSHW yang hendak mengikuti Suran Agung wajib menggunakan kendaraan roda empat atau roda enam tertutup permanen seperti mobil pribadi atau bus. Saat menuju dan pulang juga harus dengan pengawalan polisi.

Pesilat yang datang ke lokasi acara mengendarai sepeda motor akan langsung diminta kembali ke daerah masing-masing. Tidak ada konvoi kendaraan bermotor selama kegiatan dilaksanakan.

"Kalau ada yang membawa sepeda motor langsung kami tindak. Mereka yang melanggar juga akan kami tindak," jelas Nasrun, Minggu.

Suran Agung 2018 ini pesertanya juga dibatasi. Pesilat yang diperbolehkan ikut dan berkhidmat hanya dari Bakorwil V Madiun dan tambahan dua daerah Nganjuk dan Bojonegoro. Selain pesilat dari daerah tersebut akan langsung dipulangkan.

Tidak hanya itu, peserta setiap daerah pun dibatasi yakni hanya diperbolehkan mengirim 15 perwakilan pengurus cabang, 15 pengurus ranting, dan delapan dari subranting.

"Ini sudah menjadi komitmen untuk tidak ada mobilisasi atau pengerahan massa. Mohon itu menjadi atensi atau akan kami tindak," ujar dia.

Kendaraan juga tidak diperbolehkan masuk ke lokasi acara di Jl. Doho, Kelurahan Winongo. Parkir kendaraan disediakan di sepanjang Jalan Ring Road.

Ada lima zona parkir yang disediakan panitia yakni zona 1 berada di dalam Asrama Haji dan itu khusus untuk pesilat dari Kota Madiun. Sedangkan zona 2 sampai zona 5 berada di Jalan Ring Road.

Sebanyak 657 personel gabungan itu berasal dari berbagai instansi seperti Polri, TNI, Satpol PP, dan Dishub Pemkot Madiun. Pengamanan Suran Agung ini juga mendapat backup dari Polda Jawa Timur.



Avatar
Editor:
Suharsih


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom