Peserta BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual-Beli Tanah, Ini Alasannya

Pemberlakuan syarat kepesertaan aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dalam jual-beli tanah diharapkan dapat secara optimal meningkatkan cakupan kepesertaan JKN

 Layanan JKN Mobile untuk meningkatkan pelayanan BPJS Kesehatan. (Antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Layanan JKN Mobile untuk meningkatkan pelayanan BPJS Kesehatan. (Antaranews.com)

Solopos.com, JAKARTA--Pemberlakuan syarat kepesertaan aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dalam jual-beli tanah diharapkan dapat secara optimal meningkatkan cakupan kepesertaan JKN.

Ketentuan syarat peserta BPJS Kesehatan aktif bagi pihak yang hendak bertransaksi tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) Andi Tenri Abeng mengatakan, pihaknya telah memberlakukan syarat kepesertaan aktif JKN untuk permohonan pendaftaran peralihan hak atas tanah karena jual beli sejak 1 Maret 2022.

Dia berharap implementasi ketentuan tersebut dapat berkontribusi cukup baik dalam meningkatkan kepesertaan aktif JKN.

Hal ini mengingat peralihan hak tanah karena jual beli merupakan salah satu layanan di Kementerian ATR/BPN yang paling banyak diakses masyarakat.

Baca Juga: Ada Perda Qanun, Iuran BPJS Kesehatan di Aceh Bisa Autodebet di BSI

“Kita bisa lihat kalau ini terpenuhi, tren rata-rata hampir 1 juta per tahun [jumlah transaksi peralihan hak tanah karena jual beli], sehingga kalau 2022 kami bisa berharap 1 juta orang yang belum mendaftar sebagai peserta aktif BPJS itu bisa terjaring melalui peralihan hak jual beli. Itu harapannya,” ujar Andi dalam sebuah webinar, Selasa (24/5/2022).

Dia menegaskan bahwa persyaratan pendaftaran peralihan hak atas tanah karena jual beli secara umum tidak ada perubahan, namun hanya ditambahkan persyaratan kartu BPJS Kesehatan aktif.

“Kalau hanya memiliki Kartu Indonesia Sehat bisa masuk atau tidak? Ini semua diterima oleh loket layanan Kementerian ATR/BPN. Kartu Askes, Kartu Indonesia Sehat, BPJS Kesehatan bisa diterima. Pastinya yang penting adalah status aktif dari kartu-kartu ini,” tuturnya.

Dalam implementasi kebijakan ini, kata Andi, seluruh kantor pertanahan di seluruh Indonesia telah secara aktif berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan telah melakukan pendampingan kepada masyarakat yang melakukan permohonan pendaftaran peralihan hak atas tanah karena jual beli.

Baca Juga: Telat Bayar Iuran BPJS Kesehatan, Begini Prosedurnya

“Sosialisasi-sosialisasi sudah kami lakukan dan alhamdulillah berjalan sebagaimana yang kami harapkan dan tidak ada masalah,” kata Andi.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Rekrutmen Peserta PPU BPJS Kesehatan Elfanetti yang mewakili Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan, saat ini implementasi dari Inpres Nomor 1 Tahun 2022 baru berjalan untuk akses layanan di Kementerian ATR/BPN.

BPJS Kesehatan dan Kementerian ATR/BPN juga sepakat untuk memberlakukan syarat kepesertaan aktif JKN secara bertahap.

“Persyaratan ini hanya dikenakan kepada pembeli transaksi jual beli tanah. Jadi memang kami sepakat instruksi ini akan dilakukan bertahap. Untuk penjual belum dilaksanakan untuk saat ini,” tutur Elfanetti.

Dalam sinergi dengan Kementerian ATR/BPN, BPJS Kesehatan telah menyediakan portal yang bisa diakses seluruh kantor ATR/BPN di seluruh Indonesia untuk bisa memastikan masyarakat yang terlibat sebagai pembeli dari transaksi jual beli tanah sudah terdaftar sebagai peserta aktif JKN.

Baca Juga: 150 Lowongan BPJS Kesehatan, Berikut Syarat dan Link Pendaftarannya

BPJS Kesehatan dan Kementerian ATR/BPN juga tengah menyiapkan tahapan lanjut yang akan mengintegrasikan sistem keduanya agar lebih memudahkan sinegi dalam memastikan kepesertaan aktif JKN.

Adapun, hingga akhir April 2022, Elfanetti menuturkan cakupan kepesertaan program JKN telah mencapai 238,7 juta jiwa atau 87,16% dari total penduduk.

Diharapkan implementasi Inpres Nomor 1 Tahun 2022 dapat meng-cover sekitar 13% masyarakat yang belum terdaftar JKN.

“Harapannya melalui sinergi ini akan semakin bertambah coverage dari JKN bagi masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan kebijakan dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2022 menjadi salah satu upaya strategis untuk mengejar target cakupan kepesertaan program JKN di 2024.

Baca Juga: DJSN Bahas Kenaikan Tarif INA CBGs BPJS Kesehatan, Ini Hasilnya

Sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), cakupan kepesertaan JKN ditargetkan dapat mencapai 98% di 2024.

Menurut Ghufron, Inpres tersebut menjadi salah satu cara untuk mendorong masyarakat menjadi peserta JKN mengingat program tersebut bersifat wajib bagi setiap penduduk Indonesia sesuai ketentuan undang-undang.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Peserta BPJS Kesehatan jadi Syarat Jual Beli Tanah, Manajemen: Menjaring yang Belum Terdaftar

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

+ PLUS Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

Gaya rambut pendek kini menjadi tren di kalangan wanita di Arab Saudi. Ini setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, mendorong reformasi sosial yang salah satunya tidak lagi mewajibkan wanita mengenakan jilbab.

Berita Terkini

Insan BRILiaN BRI Raih Prestasi di Ajang UN World Innovation Day Hack

Insan BRILiaN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil raih prestasi berupa Silver Medal Finalist di UN World Innovation Day Hack 2022.

BI: Hingga Pekan Keempat Juni 2022, Modal Asing Keluar Rp8,35 Triliun

Aliran modal asing yang keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp5,25 triliun. Pada saat yang sama, tercatat aliran modal asing yang keluar dari pasar saham mencapai Rp3,10 triliun.

Kerugian Akibat Penyakit PMK Capai Rp9,9 Triliun

Penyakit mulut dan kuku (PMK) belakangan ini menyerang hewan ternak tengah mewabah di Indonesia. Wabah ini menimbulkan kekhawatiran khususnya bagi konsumen maupun peternak hewan.

Sukuk Rp1,158 Triliun Segera Jatuh Tempo, Ini Langkah PT PNM

Perseroan harus menjaga saldo minimal dana cadangan primer untuk kebutuhan jangka pendek, yakni dalam 5 hari ke depan, dan harus menjaga saldo minimal dana cadangan sekunder untuk kebutuhan 6-30 hari ke depan

Apresiasi Kondektur, Erick: Tindak Tegas Pelaku Pelecehan!

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan akan menyeret setiap oknum yang menciptakan suasana tidak aman dan nyaman dalam moda transportasi.

Panen Jagung Melimpah, Distribusi Susah, Ini Penyebabnya

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan pihaknya tengah melakukan sinergi dengan Kementerian Perhubungan mendorong percepatan mobilisasi hasil pangan dengan optimalisasi fungsi pelabuhan sebagai upaya mempercepat arus pergerakan barang terutama bahan pangan.

PMN BUMN Pasti Cair Tahun Ini, Tidak Ada Carry Over

Pemerintah belum memberikan rincian perkembangan pelaksanaan PMN bagi BUMN untuk tahun anggaran 2022.

Beli Minyak Goreng Curah Via PeduliLindungi Maksimal 10 Kilogram

pembelian minyak goreng curah harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan maksimal sebanyak 10 kilogram per konsumen.

Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Stagnan, Mulai Rp521.000

Harga emas bertahan di tengah penguatan emas global.

Bukan Hanya Soal Kebijakan, Ini Alasan Pajak Karbon Ditunda Lagi

Kementerian Keuangan memutuskan untuk menunda penerapan pajak karbon, yang rencananya akan diimplementasikan mulai 1 Juli 2022.

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi Mulai 27 Juni, Caranya?

Peraturan beli minyak goreng curah pakai aplikasi PeduliLindungi akan mulai diterapkan pada Senin (27/6/2022). Lantas bagaimana caranya?

Perlu Tahu, Begini Syarat dan Cara Beli Rumah Pakai BPJS

Informasi tentang syarat dan cara beli rumah pakai BPJS Ketenagakerjaan tampaknya penting dipahami para pekerja.

Lampaui Target, Penjualan SBR011 di BRI Sentuh Rp1,5 Triliun

Penjualan SBR011 yang ditawarkan pemerintah sejak 25 Mei-16 Juni 2022 di BRI menyentuh angka Rp1,5 triliun. Capaian itu melampaui target yang diberikan Kemenkeu kepada BRI.

BEI Tutup Informasi Kode Investor Domestik-Asing Mulai Pekan Depan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menerapkan penutupan kode domisili investor asing dan domestik secara real time mulai perdagangan pekan depan, Senin (27/6/2022).

SoloKeren#2 Siap Digelar, Ada Video Challenge Berhadiah Total Rp10 Juta

Solopos Media Group (SMG) kembali menghadirkan event SoloKeren#2, yang digelar di Edutorium UMS, Minggu (26/6/2022).

Axiata dan XL Axiata Selesaikan Akuisisi 66,03 Persen Saham Link Net

Axiata Group Berhad (Axiata) dan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), menyelesaikan akuisisi bersama atas 66,03 persen saham PT Link Net Tbk (Link Net) dengan harga sekitar RM2,63 miliar.