SOLOPOS.COM - Pesawat Flydubai (wikipedia/ilustrasi)

Pesawat jatuh di Rusia merupakan milik maskapai Flydubai.

Solopos.com, MOSKOW – Pesawat yang terbang dari Dubai ke Rusia, Flydubai, jatuh pada saat melakukan upaya kedua untuk mendarat di bandar udara Rostov-on-Don pada Sabtu (19/3/2016), menewaskan seluruh 62 penumpang, kata para pejabat Rusia.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Sebelumnya disebutkan pesawat itu mengangkut 61 penumpang dan awak.

Kementerian keadaan darurat Rusia mengatakan pesawat Boeing 737-800 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan murah Flydubai yang bermarkas di Dubai jatuh pada pukul 03:50 (00.30 GMT). Kebanyakan dari mereka adalah orang Rusia.

“Pesawat menabrak tanah dan hancur berkeping-keping. Berdasarkan data awal, ada 55 penumpang dan tujuh kru di dalam pesawat. Semuanya tewas,” kata Komite Investigasi Rusia dalam sebuah pernyataan di halaman situsnya.

Sayap pesawat menabrak permukaan tanah pada upaya kedua untuk mendarat, kemudian meledak dan terbakar, kata kementerian keadaan darurat wilayah Rostov dalam sebuah pernyataan.

Gubernur wilayah itu, Vasily Golubev mengatakan cuaca buruk dengan angin kuat yang berhembus di daerah Rostov, menjadi sorotan utama dalam investigasi atas kecelakaan itu, tapi seorang penasihat menteri perhubungan Rusia Zhanna Terekohova mengatakan kesalahan pilot dapat menjadi faktor penyebab jatuhnya pesawat.

Pesawat jatuh di batas pinggir bandar udara, sekitar 250 meter dekat awal landasan pacu.

Gambar buram dari kamera keamanan yang mengawasi bandar udara, yang disiarkan di televisi Rusia, menunjukkan ledakan besar di permukaan tanah, dengan api dan percikannya melompat tinggi ke udara.

Seorang perwakilan kementerian keadaan darurat Rostov mengatakan dalam petemuan bahwa perekam penerbangan belum pulih.

“Kami melakukan semua yang kami bisa untuk mengumpulkan informasi secepat mungkin. Pada saat ini kami memikirkan dan berdoa bagi seluruh penumpang dan kru kami yang berada dalam pesawat terbang,” kata maskapai penerbangan Flydubai dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan melakukan segala upaya yang kami bisa untuk membantu mereka yang menjadi korban kecelakaan ini,” kata maskapai penerbangan milik pemerintah Dubai itu.

Enam awak bukan warga Rusia, kata kementerian keadaan darurat Rusia dalam sebuah pernyataan di halaman situsnya, tapi tidak mengungkapkan kewarganegaraan dari awak atau penumpang pesawat terbang.

Gubernur Golubev kepada televisi setempat seperti dilansir Reuter, mengatakan ada tujuh anak-anak di dalam pesawat terbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya